Dekan FEB Untag Surabaya Dikukuhkan Sebagai Guru Besar  ke-20

Jumat, 07 Juli 2023 19:15 WIB

Penulis:Asih

Editor:Asih

IMG-20230707-WA0072.jpg
Rektor Untag Surabaya - Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA (kanan) melantik Prof Slamet Riyadi, Jumat (7/7/2023).

SURABAYA | halojatim.com - Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya resmi memiliki 20 guru besar (gubes). Gubes ke-20 itu adalah Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Slamet Riyadi, dari Ilmu Akuntansi. 

Pengukuhan digelar secara langsung di Gedung Graha Widya lantai dua ini dihadiri sejumlah kerabat dan rekanan, Jumat (7/7/2023). 

Pada upacara pengukuhan, Prof. Slamet menyampaikan orasi ilmiah dengan judul ‘Peran Supply Chain Management dalam Kinerja Bisnis Melalui Teknologi Informasi dan Inovasi’.  

Pada kesempatan ini, Ketua LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur - Prof. Dr. Dyah Sawitri, S.E., M.M., menyampaikan ucapan selamat atas diraihnya gelar Profesor. “Selamat dan sukses telah menghasilkan karya nyata sampai gelar Profesor. Bukan hanya jurnal penelitian saja yang diperhatikan namun juga perlu mengimplementasikan karya-karya yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat,” ujar Prof. Dyah. 

BACA JUGA

Sementara itu, Prof. Slamet pada orasinya menjelaskan mendorong strategi bersaing dalam menjalankan bisnis dengan cara memaksimalkan peran teknologi informasi dan inovasi. Menurutnya, di era digital persaingan bisnis bisa dimenangkan oleh mereka yang piawai dalam menguasai teknologi informasi dan inovasi. 

“Secara umum saya ingin menyampaikan ketika kita ingin menjalankan bisnis di era digital dimana di era ini terdapat kebebasan untuk menyampaikan informasi, maka inovasi-inovasi dan beragam informasi menjadi bagian penting dari pendamping bisnis kita dalam rangka untuk memenangkan persaingan dan meningkatkan kinerja perusahaan dengan fokus supply-chain manajemen,” ungkap Wakil Ketua Ikatan Doktor Ekonomi Indonesia tersebut. 

Prof. Slamet juga memaparkan keberhasilan suatu inovasi berasal dari pemahaman yang mendalam tentang apa yang dibutuhkan oleh pelanggan. “Inovasi berhasil bukanlah hasil dari keberuntungan, tetapi hasil pemahaman mendalam tentang apa yang diinginkan pelanggan atau yang disebut sebagai job to be done,” ujarnya penuh dengan semangat. 

Selain itu, Prof. Slamet yang lahir di Sampang pada 21 November 1966 itu menyelesaikan pendidikan sarjana di Universitas Brawijaya jurusan Ekonomi Akuntansi tahun 1990. Kemudian menyelesaikan program magister Ilmu Akuntansi pada tahun 1998 di Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar doktor pada tahun 2004 di Untag Surabaya. 

Berkat ketangkasan serta kerja kerasnya dapat mengantarkan perjalanan hidup yang penuh berkah dalam meraih Gelar Guru Besar bidang Ilmu Akuntansi. “Dalam hidup ini yang paling utama adalah beriman, berilmu dan berakhlak. Kalau iman sudah dipegang, ilmu didapat maka akhlak pun akan menampakkan perilakunya,” pesannya dengan penuh makna. 

Pada kesempatan yang sama, sambutan dan ucapan selamat juga disampaikan oleh Rektor Untag Surabaya - Prof. Dr. Mulyanto Nugroho, M.M., CMA., CPA., yang memberikan apresiasi atas ketekunan dan kerja keras Prof. Slamet. “Untag Surabaya patut berbangga karena kembali menambah jajaran gubes. Secara pribadi, Saya menghargai integritas, keuletan yang dimiliki Prof. Slamet Riyadi. terus mampu melakukan berbagai inovasi di dunia pendidikan,” ungkapnya. 

Ucapan selamat lainnya disampaikan oleh para kolega Ketua YPTA Surabaya - . J. Subekti, S.H., M.M., Pembina YPTA - Drs. H. Bambang dan lainnya.