Jelang Lawan Persik, Pelatih Persebaya Soroti Respon Pemain Saat Kehilangan Bola
Halojatim.com- SURABAYA- Persebaya Surabaya sukses menggunduli tuan rumah Semen Padang dengan skor besar yakni 0-7 pada pekan ke 33 BRI Super League.
Kini jelang menghadapi Persik Kediri di partai pamungkas musim ini, pelatih Persebaya Surabaya menyoroti respon pemain saat kehilangan bola.
Hal ini kata dia harus segera diperbaiki, jika tidak saat melawan Persik Kediri bisa merugikan tim.
Persebaya tampil menggila saat menghancurkan Semen Padang dengan skor telak 0-7.
Namun, kemenangan besar itu tidak membuat pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares terlena.
Di balik pesta gol Green Force, pelatih asal Portugal tersebut justru melihat sejumlah catatan yang wajib dibenahi sebelum menghadapi Persik pada laga berikutnya.
“Skornya memang besar, tetapi pertandingannya tidak semudah itu,” ujar Tavares dalam sesi konferensi pers seusai laga.
Persebaya memang tampil dominan dalam efektivitas serangan. Statistik menunjukkan Bajol Ijo mencatat 49 persen penguasaan bola. Dari 19 tembakan yang dilepaskan, 10 di antaranya tepat sasaran. Green Force juga membukukan 12 kreasi peluang serta 47 umpan sukses ke area sepertiga akhir pertahanan lawan.
Efektivitas itu terutama terlihat selepas jeda. Setelah unggul dua gol di babak pertama, Persebaya mengamuk di paruh kedua dan menutup laga dengan kemenangan tujuh gol tanpa balas.
Meski demikian, Coach Tavares menyoroti menurunnya reaksi pemain saat kehilangan bola pada penghujung babak pertama. Menurut dia, situasi itu tidak boleh terulang ketika menghadapi lawan dengan karakter berbeda seperti Persik.
“Kami tidak cukup bagus dalam reaksi ketika kehilangan bola pada 10 sampai 15 menit terakhir babak pertama. Kalau itu terjadi lagi saat lawan Persik, kami bisa mendapat masalah,” tegasnya. ***
