Harga Rumah Naik, Jadi yang Tertinggi Setelah Pandemi

ifta - Kamis, 16 November 2023 05:45 WIB
Investasi Rumah

JAKARTA, Halojatim.com- Sebuah riset yang dilakukan oleh lembaga riset PT Bank Tabungan Negara (BTN) Housing Finance Center (HFC) mendapatkan hasil soal harga rumah periode ini di Indonesia.

Diketahui jika harga rumah mengalami kenaikan yang signifikan sejak pandemi menghantam.

Dalam riset itu didapat jika indeks harga rumah (house price index/HPI) pada kuartal III 2023 mencapai 211,9 atau mengalami pertumbuhan 8,7% secara tahunan (yoy).

Harga rumah ini mengalami pertumbuhan tertinggi setelah pandemi pada kuartal III tahun ini.

Menurut dia, kenaikan harga rumah tersebut menunjukkan peningkatan permintaan rumah. Terlebih, pemerintah akan memberikan insentif PPN pembelian rumah (PPN DTP). Pihaknya menilai kondisi ini akan bertahan hingga akhir tahun.

“Itu sejalan dengan insentif PPN DTP dari pemerintah rumah di bawah Rp2 miliar,” ujarnya, Rabu, 15 November 2023.

HFC mencatat penyumbang terbesar kenaikan harga berasal dari rumah di bawah Rp2 miliar. Rumah tipe 70 dengan harga Rp500 juta - Rp1 miliar diketahui naik 12% (yoy). Kenaikan juga disumbang oleh rumah tipe 36 dengan harga di bawah Rp350 juta yang naik 8,4% (yoy).

BTN sendiri mencatat penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) mencapai Rp27,7 triliun per Agustus 2023. Jawa Barat menjadi provinsi dengan penyaluran KPR di bawah Rp2 miliar terbanyak yakni 44%. Kemudian disusul Jawa Timur, Banten dan Jawa Tengah.

Adapun provinsi dengan pertumbuhan tertinggi terjadi di luar Pulau Jawa yakni Kalimantan Tengah, Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Timur. ***

Tulisan ini telah tayang di www.trenasia.com oleh Chrisna Chanis Cara pada 15 Nov 2023

RELATED NEWS