Lalulintas
Jumat, 13 Maret 2026 13:30 WIB
Penulis:Andri
Editor:Andri

SURABAYA I halojatim - Keamanan saat Lebaran 2026 jadi perhatian ekstra pemerintah. Kepolisian Daerah Jawa Timur akan menyiagakan 16.326 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Lebaran 2026 di berbagai wilayah Jawa Timur guna mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat selama Ramadhan hingga arus balik.
“Dari evaluasi itu, kami melihat apa yang perlu diperbaiki sehingga operasi pengamanan tahun ini bisa berjalan lebih baik,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto saat Apel Pasukan di Markas Polda Jawa Timur.
Nanang mengatakan, total 16.326 personel yang diterjunkan terdiri dari 9.609 personel Polri, 1.313 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), serta 5.404 personel dari instansi terkait seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), hingga Dinas Kesehatan (Dinkes).
Untuk mendukung pengamanan, aparat juga menyiapkan 238 pos pengamanan yang tersebar di berbagai wilayah Jawa Timur. Rinciannya terdiri dari 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu.
Kata Nanang, seluruh pos tersebut akan difokuskan untuk mengamankan 20.097 titik keramaian yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama periode Lebaran. Titik tersebut meliputi tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, jalur mudik, objek wisata hingga lokasi keramaian lainnya.
Pihaknya, katanya, juga telah memetakan berbagai potensi kerawanan yang perlu diantisipasi selama periode pengamanan. Beberapa di antaranya meliputi ancaman terorisme, balap liar, peredaran narkoba, potensi konflik terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR), hingga potensi bencana hidrometeorologi.
“Semua potensi kerawanan sudah kita petakan dan kita antisipasi melalui penggelaran pasukan ini,” kata Nanang.
Selain itu, pengamanan tahun ini juga mempertimbangkan tingginya aktivitas masyarakat selama Ramadan, mulai dari ibadah tarawih, arus mudik, malam takbiran, salat Idul Fitri, hingga kegiatan halal bihalal dan wisata keluarga setelah Lebaran.
Pengamanan juga mencakup perayaan Hari Raya Nyepi yang waktunya berdekatan dengan Idul Fitri tahun ini. "Kami berharap masyarakat turut menjaga keamanan dan ketertiban selama periode mudik hingga arus balik selesai agar situasi tetap aman dan kondusif," katanya. (*)
Bagikan
#poldajatim
setahun yang lalu
#poldajatim
setahun yang lalu