Wilayah Teluk Besar Jadi Potensi Besar bagi Kadin Jatim

Asih - Selasa, 14 Januari 2020 15:40 WIB
Ketua Kadin Jatim Adik Dwi Putranto bersama perwakilan dari InvestHK. undefined

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur terus memacu kinerja industri. Tidak hanya untuk melakukan pengembangan bisnis di dalam negeri, tetapi juga untuk melakukan ekspansi ke luar negeri, salah satunya ke Wilayah Teluk Besar (Greater Bay Area).

Dalam hal ini, Kadin Jatim bersama InvestHK, sebagai Badan Pemerintah HongKong melaksanakan Seminar dengan tajuk Greater Bay Area Opportunity-Utilizing Hongkong Senin (13/1/2020). Acara yang digelar untuk menjabarkan peluang-peluang bisnis di wilayah tersebut diikuti 29 perusahaan anggota Kadin dari berbagai macam sektor usaha, diantaranya industri manufaktur, farmasi, perikanan, pangan dan perkayuan.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto mengatakan pada 18 Februari 2019, Pemerintah Cina merilis cetak biru yang sangat dinanti-nantikan untuk Wilayah Teluk Besar (Greater Bay Area). Ini adalah zona ekonomi yang berkembang dan dinamis yang mencakup kota-kota besar seperti Hong Kong, Shenzhen, Guangzhou dan Makau dengan gabungan produk domestic bruto (PDB) lebih dari US$ 1,5 triliun.

“Greater Bay Area akan menjadi peluang bisnis yang penting di berbagai sektor dan industry. Bagaimana pengusaha Jawa Timur dapat mengambil bagian dari peluang-peluang bisnis yang signifikan ini dengan memanfaatkan keunikan HongKong,” tegas Adik Dwi Putranto di Surabaya, Senin (13/1/2020).

Dijelaskan Adik, prakarsa Greater Bay Area (GBA) tersebut untuk menciptakan klaster ekonomi wilayah teluk di Tiongkok Selatan yang mampu bersaing, dan bahkan menyalip, zona ekonomi serupa di seluruh dunia seperti Wilayah Teluk San Francisco, Greater New York, dan Greater Tokyo Area.

Melalui keputusan ini, China akan menjadikan kawasan tersebut sebagai megalopolis yang didukung dengan teknologi tinggi untuk menyaingi Silicon Valley di Chalifornia Amerika Serikat.

“Inilah yang harus ditangkap, bagaimana kemudian pengusaha Jatim berlomba untuk melakukan ekspandi di sejumlah wilayah tersebut, utamanya HongKong sebagai ekonomi tunggal terbesar dalam Greater Bay Area dengan PDB sebesar US$ 364,8 miliar pada tahun 2018,” terang Adik. ari

Bagikan

RELATED NEWS