WAWALI JALANI DONOR PLASMA KONVALESEN
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji baru hitungan jari menduduki posisinya. Namun, dia sudah menunjukan sisi kemanusiannya.
Armuji mendatangi Unit Donor Darah Palang Merah Indonesia (PMI) setempat, Selasa. Dia menjalani penyaringan donor plasma konvalesen untuk membantu kesembuhan pasien Covid-19.
"Kita harus dicek (kesehatan, red.) dulu sebelumnya. Mudah-mudahan hasilnya kita bisa lolos, nanti tinggal kapan harinya kita akan diberitahu untuk jadwal donor plasmanya," kata dia setiba di UDD PMI Surabaya, Selasa.
Armuji langsung memasuki ruangan penyaringan, antara lain untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Sekitar lima menit berada di tempat itu, selanjutnya ia diarahkan petugas menuju kursi donor untuk mengikuti tahapan pengambilan sampel darah.
Sebagai penyintas Covid-19, Armuji mengaku keinginan untuk mendonorkan plasma konvalesen sudah direncanakan sejak ia masih dirawat di rumah sakit. Apabila sudah sembuh dari Covid-19 dan pulang dari rumah sakit, ia berniat untuk mendonorkan plasmanya guna membantu kesembuhan pasien Covid-19.
"Karena ini sudah niatan saya semenjak saya di rumah sakit, apabila saya sudah pulang dan sembuh akan mendonorkan plasma konvalesen. Ini untuk membantu kemanusiaan di mana warga yang kena Covid-19," katanya.
Kepala UDD PMI Kota Surabaya dr. Budi Arifah menyatakan saat ini stok kantong plasma konvalesen di PMI Surabaya sudah mulai menipis. Setidaknya untuk hari ini masih ada sekitar 100 kantong tersedia.
"Tadi baru ada kabar, ada yang sudah mendarat di bandara, mudah-mudahan ke depannya (stok kantong plasma, red.) ini masih aman," kata dia.
Untuk kebutuhan alat, UDD PMI Kota Surabaya memiliki tiga alat donor darah plasma konvalesen, sedangkan satu alat lain untuk donor Apheresis Trombosit.
