UNESA dan Universitas Negeri Malang Jadi Kampiun Regional Surabaya
SURABAYA, Halojatim.com– Babak final Campus League 2026 - Futsal Regional Surabaya yang berlangsung di GOR Pertamina ITS, Selasa (20/10) menampilkan duel panas antara tim putra Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Negeri Surabaya (UNESA).
UNESA mengakhiri perlawanan UM dengan skor 2-0. Peringkat ketiga tim putra ditempati Universitas Dr Soetomo (UNITOMO) setelah menundukkan Universitas Surabaya (UBAYA) dengan hasil akhir 3-1.
Di sektor putri, UM mengamankan gelar kampiun dengan diikuti UNESA yang menduduki posisi runner-up.
Selain gelar tim, Campus League 2026 - Futsal Regional Surabaya juga memberikan apresiasi individu yakni predikat Top Scorer.
Dari sektor putri, Andini Angelina Putri (UNESA) sukses menjadi yang paling produktif dengan koleksi 14 gol.
Sementara itu dari sektor putra, Ahmad Ruziq Ababilah (UM) dan Viqo Rizkillahi Ramadhan (Universitas Dinamika Surabaya) berbagi 7 gol dan berhak atas trofi sepatu emas.
CEO Campus League, Ryan Gozali, menyebut, Campus League 2026 - Futsal Regional Surabaya berjalan meriah. Sejak dimulai Selasa (13/10), sebanyak 10 tim putra dan 4 tim putri dari 11 perguruan tinggi ambil bagian dalam seri pembuka dari cabang olahraga futsal ini.
Menurutnya, Surabaya memperlihatkan perkembangan signifikan dalam menyemai bibit-bibit muda di arena futsal.
“Kalau kita kilas balik ke season zero tahun lalu, ada banyak tim futsal Jawa Timur yang berkembang dari aspek kemampuan. Mereka merekrut pemain dengan lebih detail. Seperti yang saya bilang, hal baik itu butuh waktu dan proses. Saya percaya, kampus-kampus akan terus berbenah dalam merekrut student-athlete yang lebih baik dan menciptakan iklim yang makin kompetitif,” Ryan menjelaskan.
Duel tim putra UM menghadapi UNESA pada babak pertama berlangsung ketat dan tensi tinggi. Wasit mengeluarkan tiga kartu kuning untuk UNESA dan dua lainnya meluncur ke kubu UM.
Sejak awal, UNESA dan UM saling serang dengan aliran bola cepat. UNESA tampil lebih cermat dengan memanfaatkan kelengahan UM pada awal-awal laga. Ramzi Faiz Setiawan membuka keunggulan timnya ketika pertandingan baru berjalan delapan menit.
Semenit berselang, giliran Ahmad Arifianto yang menggetarkan jala UM sekaligus menambah keunggulan 2-0 untuk UNESA hingga turun minum.
UM berkali-kali menyerang di babak kedua hingga kiper UNESA, Muhammad Farras Murtadho, sempat kerepotan. Namun hingga babak pamungkas berakhir, gawang UNESA tak dapat ditembus. Hasil ini membuat skuad asuhan Achmad Rizky Widianto memastikan posisi di podium tertinggi sebagai kampiun Campus League 2026 - Futsal Regional Surabaya.
Dalam keterangannya setelah laga, Achmad menuturkan dirinya memang sudah menginstruksikan para pemainnya untuk mengantisipasi agresivitas dan kecepatan para pemain UM.
“Kami memang sudah siapkan strategi tampil agresif di awal untuk mencari gol dulu. Bersyukur banget kami dapat dua gol di babak pertama. Setelah itu, kami lebih ke menikmati permainan,” ucap Achmad.
Setelah memastikan gelar di level regional, Achmad meminta para pemainnya untuk tidak terlalu larut dalam pesta kemenangan.
Misi mereka menuju panggung tertinggi belum sepenuhnya usai karena masih ada putaran The Nationals yang memungkinkan mereka bertemu dengan lawan-lawan tangguh dari regional lain. Hal tersebut direspons oleh kapten tim, Kalley Rayo, yang menegaskan pencapaian ini menjadi pelecut semangatnya untuk meraih prestasi lebih tinggi.
“Euforia secukupnya, selebihnya fokus ke The Nationals karena itu target kami sejak awal. Kami senang tampil di Campus League. Ini wadah bagi student-athlete untuk melanjutkan karier di liga profesional. Kami juga mendapat eksposur dari berbagai media sehingga bisa dipandang di daerah lain. Kami bahagia, Campus League memang bagus,” ucap Kalley.
Sementara itu, perebutan juara 3 tim futsal putra antara UNITOMO kontra UBAYA tidak kalah panas. Pertandingan babak pertama berlangsung alot. UNITOMO bermain agresif namun, benteng pertahanan UBAYA susah dijebol.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, UNITOMO makin agresif. Kiper UNITOMO, Rajendra Abhinaya sampai “turun gunung” dengan menyepak bola dari tengah lapangan. Kiper UBAYA jeli menangkap bola lalu melemparkannya ke tengah lapangan.
Dua menit kemudian, flank UNITOMO bernomor punggung 11, Ferdinand Putra Prasetyo, memecah kebuntuan.
Ia merobek gawang lawan seraya mengubah skor menjadi 1-0. Aksi ini membuat UNITOMO makin percaya diri. Muhamad Zidane Yusuf mempersembahkan gol kedua pada menit ke-26. Flank UNITOMO lainnya, Marcelino Doni Saputra, menyumbang gol di menit ke-29.
Satu-satunya gol balasan UBAYA dicetak pemain sayap, Ida Bagus Kesawa Yamuna, pada menit ke-31. UBAYA harus rela gelar juara 3 jatuh ke pangkuan UNITOMO.
Sebagai informasi, Campus League 2026 didukung oleh banyak pihak. Salah satunya, Bayan Peduli. Perwakilan Bayan Peduli, Merlin, percaya Campus League bisa menjadi wadah para mahasiswa dalam menggali potensi, meraih prestasi, membangun karakter positif, sekaligus jiwa sportivitas melalui olahraga.
“Melalui Campus League, kami berharap mahasiswa tidak hanya berkembang secara kompetitif, tapi juga memiliki semangat sportivitas, disiplin, kerja sama, dan kepemimpinan. Olahraga menjadi ruang positif bagi anak muda untuk bertumbuh, membangun kepercayaan diri, serta menciptakan dampak baik bagi lingkungan sekitar,” Merlin memaparkan.
Sejalan dengan visi Berkarya Nyata, Bangun Bangsa, Bayan Group optimistis, masa depan bangsa dibangun melalui investasi pada manusia. Dukungan untuk Campus League jadi bagian komitmen Bayan Peduli dalam rangka menciptakan ruang bagi generasi muda untuk mengasah potensi, membangun karakter, dan mengejar prestasi lewat kompetisi.
“Kami harap Campus League turut melahirkan talenta-talenta muda, unggul, berdaya saing, serta berkontribusi positif bagi kemajuan Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” Merlin menambahkan.
Dukungan untuk Campus League juga datang dari Polytron. General Manager Corporate Communications Polytron, Diantika, menerangkan, dengan menopang ekosistem olahraga kampus, Polytron berharap generasi penerus punya kemampuan akademik serta beradaptasi dengan perubahan zaman termasuk di lini olahraga.
“Melalui Campus League, kami mendorong generasi muda tetap aktif, kompetitif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sebagai perusahaan elektronik yang terus berinovasi bersama anak bangsa, Polytron berharap tumbuhnya ekosistem olahraga di kampus turut mencetak generasi penerus yang unggul secara akademik, tangkas, dan siap menghadapi perkembangan zaman," Diantika menambahkan.
Setelah Surabaya, Campus League 2026 – Futsal akan menyapa Yogyakarta pada 20 sampai 27 Oktober mendatang. Campus League 2026 - Futsal Regional Yogyakarta akan digelar di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo UII, melibatkan 16 tim putra serta 7 tim putri dari berbagai kampus di Kota Pelajar dan sekitarnya. Rangkaian Campus League 2026 – Futsal akan mencapai puncaknya pada fase The Nationals, yang bakal diselenggarakan di Yogyakarta mulai 25 November sampai 2 Desember 2026. ***
