UNAIR TAMBAH 12 GURU BESAR DAN PROFESOR

Andri - Senin, 04 September 2023 23:25 WIB
Rektor Unair Prof Nasih

SURABAYA I halojatim.com - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menambah 12 guru besar atau profesor. Mereka akan dikukuhkan di kampus setempat pada tanggal 5 hingga 7 September 2023.

Rektor Unair Prof. Dr. Mohammad Nasih mengatakan bahwa bertambahnya guru besar menjadi bahan bakar baru yang Unair miliki dan akan menjadi semangat baru bagi kampus setempat untuk semakin memberikan kontribusinya pada bangsa. "Tambahan guru besar ini menjadi bahan bakar baru, energi baru bagi kami untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara," kataya.

Prof. Nasih berharap karya-karya yang dihasilkan para guru besar ini bisa bermanfaat untuk kepentingan masyarakat luas. Karya yang para guru besar ini hasilkan cukup signifikan.

''Di mana hasil penelitiannya bisa didorong dan dikembangkan lagi sehingga bisa dimanfaatkan untuk kemakmuran dan kepentingan masyarakat," katanya.

Dia mengatakan bahwa 12 orang guru besar datang dari berbagai disiplin ilmu. Empat guru besar dari Fakultas Kedokteran Gigi (FKG), empat guru besar dari Fakultas Kedokteran (FK), satu guru besar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), satu guru besar dari Fakultas Hukum (FH), satu guru besar dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dan satu guru besar dari Fakultas Farmasi (FF).

Guru besar tersebut, yakni Prof. Dr. Hendrik Setia Budi, drg., M.Kes., P.B.O., Prof. Dr. Ira Arundina, drg., M.Si., P.B.O., Prof. Dr. Eha Renwi Astuti, drg., M.Kes., Sp.RKG., Subs.RDP.,(K), Prof. Udjianto Tedjosasongko, drg., Ph.D., Sp.KGA., Subsp.PKOA.(K), Prof. Dr. Anggraini Dwi Sensusiati dr., Sp.Rad(K), Prof. Dr. Komang Agung Irianto S, dr., Sp.OT(K) Spine, Prof. Dr Nyilo Purnami dr SpTHTBKL Subsp N O(K) FICS FISCM.

Selanjutnya, Prof. Dr. Ahmad Suryawan dr., Sp.A(K), Prof. Dr. Ririn Tri Ratnasari S.E., M.Si., Prof. Dr. Suparto Wijoyo S.H., M.Hum., Prof. Dr. Dra. Ec Thinni Nurul Rochmah M.Kes., dan Prof. Dr. Dra. apt. Wiwied Ekasari M.Si.

Karya-karya yang guru besar hasilkan dan memberikan dampak kepada masyarakat luas akan mempengaruhi reputasi Unair. "Jadi kalau guru besar aktif dalam menghasilkan karya monumental maka akan memberikan dampak pada reputasi Unair tidak hanya di kancah nasional tapi juga dunia," katanya. (*)

RELATED NEWS