Umar Thoriq, Pemain Debutan Berusia 18 Tahun di Tim Liga 2 De Red

Andri - Kamis, 10 September 2026 11:21 WIB
null

Usianya masih sangat muda di pentas sepak bola profesional. Namun, nama Umar Thoriq sudah ada di daftar pemain De Red, tim Liga 2 yang bermarkas di Kota Surabaya.

--

SEBUAH sosok mencuri perhatian saat De Red memperkenalkan pemain-pemainnya di media sosial. Para pemain tersebut akan membela tim yang dilatih Aji Santoso, mantan pemain nasional dan Persebaya Surabaya, di Championship, kompetisi sepakbola kasta kedua di Indonesia.

Ada sebuah nama yang masih belum familiar bagi insan sepak bola nasional. Namanya, Umar Thoriq. Wajar karena usianya masih sangat muda. Tahun ini, Umar masih berusia 18 tahun. Apalagi, dia belum pernah berkecimpung di sepak bola profesional.

Musim lalu, pemain kelahiran Sidoarjo 4 Januari 2008 itu masih berkutat di level terbawah dengan membela Persepam Pamekasan di Liga 4. ‘’Dia didikan kami. Sejak usia 11 sudah berlatih di Gartifa,’’ kata Doni Rizky Amari, pelatih Gartifa Akademi.

Menurutnya, apa yang diraih Umar tak lepas dari semangatnya menjadi pesepak bola. Putra pasangan Agus Moch Indra dan Fitriyah Yuningsih tersebut nyaris tidak pernah absen di akademi yang juga ditangani mantan pemain Persebaya Surabaya, Nugroho Mardianto itu.

Meski, untuk berlatih, Umar harus menempuh jarak puluhan kilometer. Ya, Umar tinggal di Kota Udang, julukan Kabupaten Sidoarjo, tepatnya di wilayah Sidoklumpuk, Kecamatan Kota Sidoarjo. Sementara, Gartifa, yang merupakan singkatan dari Garuda Timur Football Academy, bermarkas di Lapangan Kebraon, Kota Surabaya. Gartifa sendiri juga terdapat sosok yang getol membina sepak bola. Ada nama Hanafing, yang merupakan manyan pemain nasional dan NIAC Mitra, duduk sebagai Dirtek Gartifa dan Akhmad Arqom di jabatan penasihat.

Bakatnya terus terasah saat dipanggil membela Persebaya U17 di ajang Piala Suratin. Selain itu, skill dan mentalnya juga tertempa dalam Liga Progresif, kompetisi sepak bola kelompok umur yang ada di Kota Pahlawan, julukan Kota Surabaya.

‘’Tiga tahun Umar Umar ikut. Dia semakin matang dengan mengikuti Liga Progresif,’’ ujar Doni.

Pelatih yang sudah mengantongi Lisensi C itu menerangkan, Umar kemudian mendapat tawaran membela Persepam. Usai dari tim dari Pulau Madura itu, Umar masuk dalam Tim Banteng Jatim yang berlaga di Piala Soekarno 2026, sebuah event sepak bola yang diadakan oleh sebuah partai politik.

‘’Di Persepam, Umar ikut mengantarkan Persepam menjadi juara Liga 4 Jatim 2026. Di tingkat nasional, Umar juga dipercaya turun,’’ papar Doni.

Dari Banteng Jatim itulah, Umar terpantau De Red. Kini, dia berharap Umar bisa memanfaatkan kesempatan berharga itu. Dia optimistis anak didiknya itu bisa mendapat kepercayaan turun oleh Aji Santoso. (*)

Bagikan

RELATED NEWS