Tiap Sesi hanya Bisa Lantik 25 Pejabat

Andri - Senin, 13 April 2020 12:42 WIB
Pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov Jatim undefined


Wabah virus corona tak membuat pelantikan pejabat di Pemerintah Provisi Jawa Timur berhenti. Gubernur Khofifah Indar Parawansa tetap melakukan pengangkatan. Hanya, kegiatan tersebut tetap sesuai dengan standar yang tengah ditegakan guna menangkal penyebaran virus tersebut. Para pejabat yang dilantik itu berbaris dengan jarak 2,5 meter masing-masing orang.

Khofifah melantik pejabat eselon 3 dan eselon 4. Pelantikan dilakukan bertahap sesi demi sesi di dalam Gedung Negara Grahadi Surabaya pada Minggu (12/12/2020).

Khofifah mengatakan ada banyak agenda pemerintahan yang tetap harus berjalan dan membutuhkan sumber daya manusia yang terbaik. Sehingga, pengisian jabatan yang kosong harus segera diisi agar setiap upaya program yang disusun Pemprov tetap bisa berjalan secara maksimal. Baik itu untuk percepatan penanganan Covid-19 maupun untuk berjalannya program Pemprov Jatim yang lain.

“Kami sengaja mencicil pelantikannya, terutama dalam kondisi physical distancing dan menggunakan masker seperti ini. Lazimnya pelantikan eselon 3 dan 4 dilaksanakan di lapangan karena jumlahnya yang banyak,'' kata Khofifah.

Hanya, selama wabah virus yang juga dikenal dengan Covid-19 itu dilaksanakan beruntun. Dengan tiap sesi hanya ya 25 orang saja. Pelantikan itu dilaksanakan di Gedung Negara Grahadi.

Dan, setiap orang juga tetap diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19. Di mana seluruh pejabat yang hadir di pelantikan diharuskan mengenakan masker dan juga menjaga jarak masing-masing orang 2,5 meter.

“Semula rencana kami melakukan pelantikan pada awal bulan Maret lalu. Tapi karena ada dinamika Covid-19, maka kami mulai mencicil pelantikannya sejak akhir bulan Maret kemarin. Ini harus kami lakukan agar posisi yang kosong segera terisi,” kata Khofifah.

Mulai akhir Maret lalu, Gubernur Khofifah tercatat sudah melakukan pencicilan pelantikan pejabat eselon tiga maupun empat di banyak Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mulai Dinas Sosial, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Selain itu, pelantikan juga dihelat untuk pejabat di lingkungan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kependudukan, Dinas Perkebunan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Dinas PU Bina Marga, Disperindag dan Badan Penelitian dan Pengembangan.

Saat ini, sekitar sepuluh OPD lagi yang akan segera melaksanakan pelantikan pejabat eselon 3 dan 4 . Diharapkan sebelum bulan Ramadan semua pengisian jabatan administrator dan pengawas di lingkungan Pemprov Jatim telah tuntas.

Karena, katanya, Pemprov Jatim harus mengejar pelaksanaan Perpres 80 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi Jatim, kemudian juga persiapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2021, penyelarasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Bagikan

RELATED NEWS