Semprotkan Disinfektan ke Driver Ojek Online

Andri - Minggu, 22 Maret 2020 21:36 WIB
Penyemprotan disinfektan kepada driver ojek online undefined

Ojek online dianggap rawan terkena virus korona (Covid-19). Pertimbangannya, pencari rupiah dengan moda roda dua tersebut banyak berhubungan dengan pelanggan yang tidak bisa diketahui kesehatannya.


Sebagai salah satu meminimalisir terkena virus yang tengah menjalar di semua dunia itu, para driver ojek online dilakukan penyemprotan desinfektan. Di Surabaya kegiatan itu dilakukan di depan Gedung Grahadi Surabaya, Minggu (22/3).

Penyemprotan dilakukan oleh Dinas Perhubungan bersama Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur dilaksanakan di tiga tempat. Yaitu di depan kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan Surabaya, Jalan Ahmad Yani Surabaya, dan depan gedung Negara Grahadi,Jalan Raya Gubernur Suryo Surabaya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa turun langsung pelaksanaan penyemprotan sekitar 50 pengendara ojek online di depan gedung Negara Grahadi. Dengan menggunakan rompi biru dan masker orange, Khofifah sesekali melakukan pengecekan pada pengendara ojek online sebelum dilakukan penyemprotan.

Khofifah mengatakan, penyemprotan disinfektan untuk kendaraan transportasi roda dua atau ojek online sudah dilakukan sejak tiga hari yang lalu dan tiap hari dilakukan penyemprotan di tiga titik.

" Harapan kami kegiatan ini bisa disampaikan kepada para pengendara transportasi roda dua, mana yang bisa dijangkau, agar bisa merata,"ujarnya.

Sedangkan, penyemprotan disinfektan pada transportasi umum juga sudah dilakukan beberapa hari yang lalu dan 16 terminal tipe B yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Khofifah juga akan melakukan penyemprotan di sejumlah daerah seperti Gresik, Sidoarjo, dan di depan kantor lima Badan Koordinasi Wilayah ( Bakorwil ) Jawa Timur.

Sebelumnya, BPBD Jawa Timur melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke sejumlah tempat umum. Tempat umum tersebut menyangkut, tempat ibadah, Pondok Pesantren, dan kantor.

Kepala Pelaksana BPBD Jawa Timur Subhan Wahyudianto mengatakan, sesuai dengan perintah Gubernur Khofifah, pihaknya akan melakukan penyemprotan desinfektan pada sejumlah tempat ibadah dan fasilitas umum untuk beberapa hari kedepan, guna mengantisipasi penyeberan Virus Corona (Covid-19).

" Sekitar ada 50 personel BPBD Jawa Timur yang dilengkapi Alat Pelindung Diri (ADP, red) melakukan penyemprotan di sejumlah tempat ibadah di Surabaya dan beberapa daerah,"ujarnya.

Bagikan

RELATED NEWS