SEDIAKAN RP 11,3 MILIAR BUAT BEASISWA GURU MADRASAH

Andri - Kamis, 24 September 2020 06:36 WIB
Guru madrasah saat menerima penghargaan dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa undefined

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan perhatian kepada 850 orang guru madrasah diniyah (madin). Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyediakan program beasiswa pendidikan bagi untuk kuliah Strata-1 dan Strata-2 sebagai salah satu upaya peningkatan indeks pembangunan manusia di wilayah setempat.

"Ini berkaitan dengan kesempatan meningkatkan kompetensi akademik bagi para pendidik madrasah diniyah memperoleh pendidikan di level perguruan tinggi," ujar Khofifah Rabu (23/9/2020).

Total anggaran yang dialokasikan adalah Rp11,3 miliar, yang rinciannya beasiswa guru diniyah untuk mahasiswa S1 mencapai Rp8,1 miliar dan mahasiswa S2 sebesar Rp3,2 miliar.

Kata Khofifah, peningkatan kualifikasi pendidikan bagi para pendidik madin akan sangat berpengaruh pada output pembentukan karakter santri. Dengan demikian, kata dia, kualitas pendidikan melalui tenaga pendidik dan kependidikan harus terus ditingkatkan.

"Kesejahteraan terus diupayakan pemerataannya, serta keunggulan yang dicapai harus terus diikuti oleh akhlakul karimah (akhlak yang baik)," kata Khofifah.

Khofifah meyakini bahwa pesantren dengan segala kultur dan sistem pendidikan di dalamnya mampu menjawab dan bersaing di era globalisasi serta digitalisasi sekarang.

Di tempat sama, Kepala Biro Administrasi Kesejahteraan Sosial Pemprov Jatim Hudiyono menjelaskan sebanyak 870 guru diniyah telah mendaftar beasiswa S1 maupun S2."Setelah dilakukan seleksi, total ada 850 orang yang berhasil mendapat beasiswa," katanya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah (LPPD) Provinsi Jatim A. Hamid Syarrif mengungkapkan ada program beasiswa guru diniyah yang dikonversi ke Universitas Al Azhar Kairo, Mesir.

Bagikan

RELATED NEWS