Screening Pendatang di 19 Pintuk Masuk Surabaya

Andri - Senin, 30 Maret 2020 20:18 WIB
Lokasi Masjid Agung Al Akbar Surabaya menjadi tempat screening bagi masyarakat yang hendak masuk Surabaya. undefined

Surabaya semakin ketat bagi para pendatang. Tujuannya agar wabah corona atau covid-19 tidak semakin luas di wilayahnya.

Pemerintah kota setempat akan meng-screening kendaraan dan masyarakat yang akan masuk kota di 19 pintu masuk. Tempat yang akan menjadi area screening tersebut antara lain di Stadion Gelora Bung Tomo (Pakal), Terminal Tambak Oso (Benowo), Dupak Rukun (Asemrowo), Kodikal (Pabean), Mayjen rumah pompa (Dukuh Pakis), Gunungsari (Jambangan), Kelurahan Kedurus (Karang Pilang), Masjid Agung (Kec. Gayungan) dan Jeruk (Lakarsantri),Driyorejo, Benowo Terminal (Pakal), Tol Simo (Sukomanunggal), Mal City of Tomorrow (Dishub), MERR Gunung Anyar (Gunung Anyar), Suramadu (Kec. Kenjeran), Rungkut Menanggal (Gunung Anyar), Wiguna Gunung Anyar Tambak (Gunung Anyar), Margomulyo (Tandes) dan Pondok Chandra (Gunung Anyar) .

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyu Drajat , menjelaskan kebijakan ini diambil setelah melihat angka penyebaran Covid-19 di Surabaya yang terus bertambah. Apalagi Surabaya menjadi daerah dengan kasus terbanyak di Provinsi Jatim, yakni 41 kasus.

“Kami akan menerapkan karantina lokal di Surabaya. Jadi perintah Wali Kota (Tri Rismaharini) melakukan screening di batas-batas kota. Yang tidak begitu mendesak mungkin tidak diperkenankan masuk kota,” tegas Irvan.

Kepentingan mendesak yang dimaksud adalah urusan yang berhubungan dengan kebutuhan dasar, Seperti keperluan medis dan pemerintahan. Namun untuk kapan aturan itu akan diberlakukan, Irvan mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan kepolisian, TNI, Dinas Kesehatan dan beberapa jajaran lain.

Muhammad Fikser Kepala Dinas Komunikasi Kota Surabaya menambahkan Pemkot Surabaya saat ini sedang dalam tahap penyusunan SOP (Standard Operating Procedure) agar karantina wilayah dapat dilaksanakan dan dipahami oleh semua jajaran. Surabaya menjadi daerah di Jawa Timur dengan kasus Covid-19 terbanyak, yakni 41 kasus terkonfirmasi (3 kasus konfirmasi luar Surabaya), 61 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan 206 (Orang Dalam Pemantauan). (*)

Bagikan

RELATED NEWS