Sampah Plastik Mulai Dikembangkan Menjadi Listrik

Asih - Selasa, 28 Juli 2020 00:19 WIB
Gubernur Khofifah saat melihat pengolahan sampah plastik menjadi listrik. undefined

Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) dari sampah plastik. Bahkan, hal ini sudah masuk Perda Rencana Umum Energi Daerah (RUED).

Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Jatim Oni Setiawan mengungkapkan, metode pirolisis diapkai untuk pengolahan sampah menjadi energi listrik. Yakni sampah platik dipilah kemudian dipanaskan dengan suhu tertentu hingga menjadi Bahan Bakar Minyak.

“Nah BBM ini yang digunakan untuk membakar ketel uap hingga menghasilkan energi listrik,” ujarnya, Senin (27/7/2020).

Oni mengatakan, di Jatim sudah ada daerah yang membuat EBT ini dari pengelolaan sampah plastik ini, yakni di Mojokerto. Menurutnya dengan sampah plastik ini bisa menghasilkan 8 megawatt. “Tapi kalau di Mojokerto ini juga menggunakan bahan dari ban bekas,” katanya.

Menurutnya pengelolaan EBT dari sampah plastik ini bisa dilakukan daerah manapun di Jatim. Karena memang bahan bakunya berasal dari sampah platik. “Namun dalam pengelolaannya harus dilakukan kerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup,” tuturnya.

Sementara itu perwakilan dari Pusat Energi Berkelanjutan ITS Ary Bachtiar Krishna Putra mengatakan pemanfaatan sampah menjadi sumber energi menjadi solusi yang tepat untuk menyelamatkan lingkungan.

Menurutnya energi juga akan habis seiring berjalannya waktu. “Sedangkan sampah akan semakin menumpuk jika kita tidak mampu menanggulangi permasalahan tersebut,” katanya.

Ary menambahkan pengelolaan sampah menggunakan metode 3 R (Reduse, Reuse dan Recycle). Menurutnya pengelolaan sampah plastik menjadi bahan bakar tidak hanya dengan pirolisis tapi bisa juga dengan menggunakan gasifikasi.

“Metode pirolisis ini sudah diterapkan oleh Pemkot Surabaya yakni di TPA Benowo. Sebenarnya pengolahan sampah menjadi sumber energi ini sangat menguntungkan selain bisa digunakan sendiri juga bisa dijual sehingga bisa menambah pendapatan daerah,” pungkasnya.

Bagikan

RELATED NEWS