RSU dr Soetomo Butuh 100 HFNC untuk Pasien Covid-19

Asih - Rabu, 30 Desember 2020 21:22 WIB
Penyerahan bantuan alat untuk RSU dr Soetomo dari Djarum Foundation. undefined
Alat High Flow Nasal Cannula (HFNC/Terapi Oksigen Beraliran Tinggi ) menjadi kebutuhan rumah sakit yang merawat pasien Covid-19.
HFNC sangat berguna bagi pasien Covid-19 pada tahap awal jika pasien masih dalam kondisi dapat bernafas sendiri. Alat ini mencegah pasien tidak sampai gagal nafas dan tidak harus diinkubasi menggunakan ventilator invasive.
Dalam penanganan pasien Covid-19, setidaknya rumah sakit membutuhkan empat tipe piranti, yakni mask nasal (alat bantu pernafasan menggunakan masker), High Flow Nasal Cannula (HFNC), Noninfasif Ventilator dan Infasif Ventilator.
Rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jawa Timur, RSU dr Soetomo sangat mwmbutuhkan alat ini. Setidaknya 100 HFNC yang dibutuhkan. dari 230 tempat tidur yang tersedia bagi pasien Covid-19.
Hal tersebut dikatakan Kepala Humas RSU dr Soetomo, dr Pesta Parulian Maurid Edwar, SpAn, Rabu (30/12/2020). "Pasien yang ada di Soetomo ini adalah pasien yang kebanyakan tidak bisa ditangani di rumah sakit lain karenanya HFNC itu sangat dibutuhkan. Sampai saat ini kita punya 25 unit alat tersebut," ujarnya usai menerima bantuan alat HFNC dari Bakti Sosial Djarum Foundation.
Alat itu, kata dr Pesta didapat dari donasi berbagai pihak, selain pengadaan dari nanajemen rumah sakit sendiri. "Terus terang kita sangat membutuhkan. Jadi, kalau ada yang mendonasikan alat ini, kami sangat senang," tuturnya.
Salah satu yang mendonasikan alat ini adalah Bakti Sosial Djarum Foundation. Bantuan 12 unit HFNC diberikan untuk enam rumah sakit di Jawa Timur di mana masing-masing rumah sakit mendapatkan dua unit. Enam rumah sakit itu selain RSU dr Soetomo juga ada RSUD Dr Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro RSUD Waluyo Jati Kraksaan Probolinggo, RSUD Dr Soebandi Jember, RS Universitas Brawijaya Malang dan RS Islam Siti Hajar Sidoarjo.
Alat canggih ini merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan PT. Gerlink Utama Mandiri. Alat ini adalah yang pertama berhasil lolos uji dari Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Kementerian Kesehatan dan sudah mengantongi Nomor Izin Edar Alat Kesehatan: KEMENKES RI AKD 20403020951 tanggal 17 Juni 2020. Keunggulan alat ini memiliki berbagai keunggulan diantaranya berukuran relative kecil dan mudah dipindah ke lokasi/kamar perawatan pasien yang diinginkan.
Program Associate Bakti Sosial Djarum Foundation, Legowo Kadri menuturkan, pemberian bantuan HFNC ini merupakan langkah nyata dari Djarum Foundation yang secara berkesinambungan sejak Maret 2020 memberikan bantuan penanganan Covid-19 ke beberapa Rumah Sakit di wilayah Jawa Timur. Tujuannya untuk membantu memutus mata rantai penyebaran dan juga penanganan wabah Covid-19 di Indonesia. Diharapkan, dengan bantuan tersebut dapat membantu Rumah Sakit dalam menangani pasien Covid-19.
“HFNC merupakan alat yang diharapkan dapat membantu penanganan pasien Covid-19 pada tahap awal. Dengan bantuan ini semoga penanganan pasien covid-19 dapat lebih optimal menyembuhkan dan juga memutus rantai penyebaran virus Corona di Indonesia,” ujar Legowo.
Sementara itu, Program Director Bakti Sosial Djarum Foundation, Rudy Djauhari menjelaskan, bantuan yang diberikan ke sejumlah rumah sakit di Jawa Timur ini merupakan kelanjutan dari program donasi yang dijalankan Bakti Sosial Djarum Foundation dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.
Selain alat HFNC ini, bantuan juga dalam bentuk lebih dari 7.500 Baju Coverall dan 179 ribu kelengkapan APD lainnya yang meliputi kacamata goggle, Dental Protective Face, Masker N95, Masker Bedah, Sepatu Boot, Sarung Tangan, Penutup Kepala, Vitamin C dan Virus Transportation Media (VTM) telah disumbangkan Djarum Foundation dalam masa pandemi ini.
Bagikan

RELATED NEWS