Proyek ARTIS Disambut Antusias Konsumen Indonesia

Asih - Jumat, 29 Januari 2021 01:54 WIB
CEO Crown Group, Iwan Sunito. undefined

Pengembang properti Australia, Crown Group menarget di tahun buku 2020 - 2021, penjualan produknya bisa meraih Rp 1,5 triliun. Pendapatan penjualan itu dari beberapa proyek yang sudah diluncurkannya. Crown Group sendiri menerapkan kalender keuangan atau tahun buku mulai Juli hingga Juni, artinya di 2020 dimulai Juli 2020 hingga Juni 2021.

Target itu kata CEO Crown Group, Iwan Sunito yakin bisa dicapai karena pasar properti di Australia tetap bergairah walau pandemi Covid-19.Apalagi, Australia memberikan banyak insentif dan kemudahan bagi para investor yang hendak membeli properti di Negeri Kanguru itu. "Penanganan Covid-19 di Australia sangat bagus. Proses orang-orang yang mau ke luar dan masuk juga sangat ketat. Jadinya di Australia pandemi tidak terlalu berpengaruh terhadap pasar properti walau ada lockdown juga," kata Iwan.

Proyek yang dibangun Crown Group memang menjadi incaran banyak investor maupun konsumen langsung. Sehingga tak mengherankan, Crown Group selalu berupaya untuk menjual produk yang berkualitas di lokasi-lokasi yang memang menjadi favorit pembeli yang tidak hanya dari Australia tapi juga dari Indonesia dan kawasan Asia lainnya. Karena itu, di kalender keuangan Juli 2021 hingga Juni 2022, Crown Group pun menargetkan penjualan proyek apartemennya bisa lebih meningkat lagi yakni sebesar Rp 4 triliun.

Target itu seiring dengan sudah mulai siap proyek-proyek barunya seperti di Brisbane, Melbourne dan Amerika Serikat. "Pandemi ini tidak ada pengembang yang membangun. Mereka masih menunggu semuanya membaik. Seingga diperkirakan harga properti pada tahun ini akan naik lima persen dan akan kembali naik sebesar 30 persen untuk tiga tahun ke depan. Jadi, kami persiapkan proyek-proyek Crown Group agar siap di tiga tahun ke depan. Sehingga investasi properti di saat sekarang ini sangat tepat,” jelasnya.

Crown Group yang berencana menggarap proyek di Sentul, Bogor itu sejauh ini memang melirik konsumen beberapa negara terutama di Asia termasuk Indonesia. Indonesia menjadi pasar yang potensial bagi Crown Group terutama untuk Jakarta, Surabaya dan beberapa kota lainnya. Bahkan, karena potensi itu sangat besar, beberapa waktu lalu, Crown Group melaunching hunian terbarunya yakni ARTIS di Indonesia terlebih dulu dibandingkan Sydney, Melbourne dan Tiongkok .

Bahkan, ARTIS berhasil membukukan nilai transaksi penjualan sebesar Rp 65 miliar menjelang tutup 2020. Hasil ini tentu saja sangat mengembirakan mengingat hantaman pandemi Covid-19 selama sembilan bulan terakhir di Indonesia. Bahkan, di Indonesia peluncuran ARTIS pada 12 Desember 2020 lalu masih dalam masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta. Namun hal itu tidak menyurutkan antusiasme para calon investor yang dating baik secara fisik maupun virtual.

Head of Sales & Marketing Crown Indonesia, Tyas Sudaryomo mengatakan antusiasme para calon investor sungguh di luar dugaan. Meskipun dengan protap Covid-19 yang sangat ketat dan unit yang ditawarkan untuk konsumen di Indonesia sangatlah terbatas, namun konsumen masih rela menunggu giliran untuk bisa berkomunikasi langsung dengan perwakilan penjualan Crown Group Indonesia. “Yang menarik adalah sebagian transaksi penjualan yang terjadi, tercipta secara online atau melalui konferensi zoom,” ujar Tyas.

ARTIS ini didesain Koichi Takada Architects terinspirasi oleh seni menggambar yang akhirnya memunculkan konsep desain Art in Motion yang memiliki dua menara putih melengkung yang mencolok dikelilingi oleh "pita" putih yang berliku-liku. Desain Konsep ARTIS juga menggambarkan semangat Crown Group akan inovasi yang berkelanjutan, sebagai salah satu pengembang swasta terbesar di Australia.

ARTIS terletak di area sudut seluas 2.070 meter persegi di 175 Sturt Street, bangunan ini akan menampung 153 unit apartemen dengan satu, dua dan tiga kamar tidur yang mewah serta griya tawang. ARTIS diharapkan akan memperkaya wajah kKawasan Southbank melalui keindahan efek façade pita putihnya yang mencerminkan pergerakan Art in Motion.

Bagikan

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌