Program One Pesantren One Product Diapresiasi Untuk Kesejahteraan di Jatim

Andri - Kamis, 13 Februari 2020 00:33 WIB
Anggota Komisi E DPRD Jatim KH Hasan Irsyad undefined

Program OPOP (One Pesantren One Product) merupakan salah satu program unggulan yang menjadi andalan Khofifah Emil dalam memimpin Jatim selama satu tahun. Meski baru beberapa bulan, program tersebut dinilai mampu mengangkat pesantren di Jatim.

“OPOP ini merupakan salah satu inovasi Gubernur Khofifah dalam mensejahterakan ponpes yang ada di Jatim,” kata anggota Komisi E DPRD Jatim, KH Hasan Irsyad, Rabu (12/1).

Program tersebut menurut dia juga merupakan simbol kedekatan dan perhatian penuh terhadap ponpes di Jatim. ”Target program ini adalah menciptakan 1000 produk unggulan dari ponpes di Jatim dan tentunya mendapat support penuh dari Pemprov,” ungkapnya.

Hasan menjelaskan, kedekatan antara Khofifah-Emil dengan ulama dan pondok pesantren merupakan simbol dari keberhasilan pasangan pemimpin tersebut dalam memimpin Jatim.

“Komunikasi dengan ulama dan kalangan ponpes selalu dilakukan hampir setiap bulannya. Hal ini membuktikan keduanya didukung ulama dalam memimpin Jatim,” jelasnya.

Tak hanya itu, Pemprov Jatim selama dipimpin Khofifah-Emil dinilai peduli terhadap masyarakat di wilayah pinggiran salah satunya di kepulauan.

“Di Kepulauan Madura yang tak bisa menikmati listrik selama 24 jam, dibawah kepemimpinan Khofifah - Emil sedang diperjuangkan semaksimal mungkin untuk listrik 24 jam. Meski tak langsung, tapi sudah dijalankan secara bertahap,” pungkasnya.

Bagikan

RELATED NEWS