PETERNAK HARUS LAKUKAN SERTIFIKASI HEWAN

Andri - Kamis, 23 Juli 2020 05:22 WIB
Gubernur Jatim Khofifah beserta rombongan mengunjungi peternakan di Lamongan undefined

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa ketersediaan hewan kurban cukup aman, sehat dan halal. Dia mengimbau setiap peternak melakukan sertifikasi hewan ternaknya melalui surat keterangan sehat dari Dinas Peternakan sebelum dijual.

"Jika telah dinyatakan sehat, perlu diperhatikan cara penyembelihan dan proses pendistribusian yang aman dan sesuai protokol kesehatan," kata Khofifah saat melakukan peninjauan hewan ternak di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (22/7/2020).

Khofifah mengatakan, kunjungannya ke Lamongan adalah ingin memastikan stok hewan yang mencukupi. Khofifah beserta rombongan mengunjungi peternakan H. Juri (Sumber Jaya) dan H Heru (Laju Jaya) di Dusun Pilanggot, Desa Wonokromo, Kecamatan Tikung, Lamongan, yang sudah melakukan penjualan secara daring, dan pembayarannya pun dilakukan nontunai.

"Oleh karena itu, saya mengimbau agar Bupati Lamongan bersama pihak terkait melakukan koordinasi untuk memastikan bahwa hewan yang akan disembelih keseluruhannya telah tersertifikasi dengan surat keterangan sehat dari Dinas Peternakan," kata mantan menteri sosial ini. Dengan protokol keamanan, Khofifah berharap peribadatan tetap bisa terjaga, meski saat pandemi Covid-19.

Sementara itu, Bupati Lamongan, Fadeli mengakui siap dengan protokol kesehatan covid-19 di bidang peternakan jelang Hari Raya Kurban. Dinas Peternakan Lamongan, kata dia, telah melakukan sosialisasi kepada penjual, pemotong hewan kurban, takmir masjid, serta memberikan izin pedagang hewan kurban melalui sertifikasi kesehatan.

Dia mencatat, sudah ada sebanyak 110 pedagang mendapatkan izin, termasuk memberikan izin tempat pemotongan hewan kurban, dan 10 tempat pemotongan telah terpantau dan melakukan pemeriksaan terhadap hewan yang dijual.

Fadeli mengatakan , Dinas Peternakan juga telah memberikan fasilitas penjualan secara daring melalui aplikasi "Si Sapi" atau Sistem Informasi Pemasaran Sapi On Line, dengan pembayaran melalui LA Pay.

"Kami juga telah menyediakan tiga rumah potong hewan (RPH) milik Pemkab Lamongan," katanya

Sementara itu, total jumlah populasi ternak di Lamongan saat ini mencapai 112 ribu ekor sapi, dan penjualannya lebih banyak ke luar daerah, ditambah dan 287.490 ribu ekor kambing. (*)

Bagikan

RELATED NEWS