Persiapan Sekolah Tatap Muka, 5 Ribu Siswa SMP di Surabaya Dites Swab
Pemkot Surabaya menjadwalkan pelaksanaan tes swab secara masif terhadap lebih dari 5 ribu siswa SMP. Ini sebagai sebuah langkah antisipasi penularan virus corona, sebelum dilakukannya uji coba sekolah tatap muka. SMPN 1 Surabaya , menjadi salah satu sekolah yang dijadwalkan menjalani uji coba tatap muka. Karenanya, sekolah itu menggelar tes swab terhadap 400 siswanya, Rabu (25/11/2020).
Kepala SMPN 1 Akhmat Suharto mengungkapkan, tes swab terhadap lebih dari 400 siswa kelas IX ini berlangsung secara sukarela. Artinya, jika wali murid keberatan putra maupun putrinya untuk mengikuti tes swab, maka pihaknya tak bisa memaksa. "Kalau keberatan ikut tes swab bersama, anak-anak bisa tes swab secara mandiri. Kita tidak memaksa, monggo yang mana sekiranya anak-anak bisa nyaman tes swab," jelasnya.
Namun, Suharto menuturkan masih belum mengetahui jadwal pasti pelaksanaan uji coba tersebut. "Kami masih menunggu info lebih lanjut dari Dispendik. Yang penting kami siap jika harus melaksanakan uji coba sekolah tatap muka," tukasnya.
Salah satu siswa yang mengikuti swab, Calista Candani tampak meringis kesakitan saat cotton bud panjang dimasukkan pada hidungnya. Tangannya menggenggam erat ujung Alat Pelindung Diri (APD) yang dikenakan petugas Puskesmas Ketabang. Siswa kelas IX G ini memang terlihat takut, namun demi bisa masuk sekolah, dia bersedia ikut tes swab.
Jika Calista cukup panik saat harus menjalani tes swab, maka lain halnya dengan Muhammad Darell Firdaus. Remaja 14 tahun ini relatif santai saat menjalani tes swab. "Agak nyeri juga tadi di tenggorokan pas dimasukkan cotton bud di hidung. Setelahnya ya nyerinya hilang," ujar Darell.
Selain SMPN 1 Surabaya, tes swab secara masif terhadap siswa hari ini juga digelar di sejumlah SMP lainnya. Total 18 SMP baik negeri maupun swasta yang melaksanakan tes swab terhadap siswanya hingga Kamis (25/11/202).
Sebelumnya, Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengungkapkan uji coba sekolah tatap muka akan dilakukan terlebih dahulu bagi siswa kelas IX atau kelas 3 SMP.
"Satgas Covid-19 dan Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan akan merapatkan secara teknis uji coba sekolah tatap muka itu. Tentunya, nanti siswa-siswa ini akan dilakukan tes swab terlebih dahulu," ujar Febri.
