Pengguna Jalan Tol Sumo Meningkat 25,3 Persen
SURABAYA I halojatim- Di Hari Raya Idul Fitri jalanan mulai ramai. Indikasinya volume lalu lintas di ruas Tol Surabaya–Mojokerto (Sumo) Jawa Timur meningkat 25,3 persen selama periode H-10 hingga H-2 Idul Fitri 1447 Hijriah, dengan total 433.227 kendaraan masuk dan keluar Surabaya pada 11–19 Maret 2026.
"Terjadi lonjakan volume lalu lintas yang signifikan di Ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) selama periode arus mudik ini, yang didominasi oleh pergerakan pemudik menuju kampung halaman di berbagai wilayah Jawa Timur maupun sebaliknya," kata Direktur Utama PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM), D. Hari Pratama dalam keterangan di Surabaya Jumat.
PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mencatat pada periode tersebut volume kendaraan yang memasuki Surabaya melalui Gerbang Tol Warugunung mencapai 211.568 unit, meningkat 18,9 persen dibandingkan kondisi normal sebanyak 177.924 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang meninggalkan Surabaya tercatat sebanyak 221.659 unit atau naik 32,2 persen dari lalu lintas normal sebanyak 167.743 kendaraan.
Hari memastikan layanan optimal tetap diberikan kepada pengguna jalan pada periode puncak arus mudik Lebaran 2026 ini. Menurut dia, meski volume kendaraan meningkat tajam, V/C ratio (rasio volume kendaraan dibandingkan kapasitas jalan) tetap terjaga dalam batas aman dan antrean di gerbang tol dapat terurai dengan baik.
"Ini menunjukkan bahwa Tol Sumo semakin diandalkan sebagai jalur utama konektivitas kelancaran mudik antar daerah," ujarnya.
PT Jasamarga Surabaya Mojokerto (JSM) mengimbau pengguna jalan tol untuk mengutamakan keselamatan berkendara dengan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Pengguna jalan juga diingatkan untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik dan bahan bakar sebelum memasuki jalan tol guna menghindari hambatan di gerbang tol. Informasi lalu lintas terkini dan layanan bantuan dapat diakses melalui One Call Center 24 jam Jasa Marga Group di nomor 133 serta aplikasi Travoy. (*)
