Pendonor Darah 75 Kali Dapat Apresiasi dari Gubernur Khofifah
SURABAYA I halojatim - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan perhatian kepada pendonor. Dia menyerahkan penghargaan kepada 647 pendonor yang telah sukarela mendonorkan darah sebanyak 75 kali di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
"Kami menyampaikan terima kasih yang pertama. Yang kedua juga terima kasih yang ketiga juga terima kasih. Jadi, kalau orang cerita Bhinneka Tunggal Ika maka Bhinneka Tunggal Ika lahir batin itu sesungguhnya adalah para pendonor darah sukarela," kata Khofifah saat menyerahkan piagam penghargaan dan lencana secara simbolis kepada 10 perwakilan penerima bersama Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jawa Timur Imam Utomo.
Penghargaan tersebut, ungkapnya, merupakan bentuk apresiasi sekaligus momentum untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam donor darah sukarela di Jawa Timur. Khofifah juga mendorong pemerataan basis pendonor, terutama di wilayah kabupaten yang masih memiliki kesenjangan partisipasi dibandingkan sejumlah wilayah perkotaan seperti Mojokerto, Probolinggo, dan Malang.
"Mungkin nanti, Kadinkes Jatim Prof. Erwin dipandu oleh Pak Imam Utomo supaya area-area yang masuk wilayah kabupaten ini juga keikutsertaannya bisa ditingkatkan," ujarnya.
Selain itu, Khofifah mendorong sinergi Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka di sekolah untuk menanamkan kepedulian kemanusiaan sejak dini. Gubernur wanita pertama di Jawa Timur itu berharap ada sinergi antara Pramuka dengan PMR. ‘’Ini skalanya bisa sangat masif. Karena pada dasarnya Pramuka di setiap sekolah dari mulai SD," jelas Khofifah.
Sementara itu, Imam Utomo mengapresiasi Khofifah yang memberikan penghargaan secara langsung kepada pendonor setiap tahun. Dia menambahkan, Surabaya menjadi salah satu daerah yang berkontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan darah dengan pengambilan darah dari sekitar 400 pendonor setiap hari. (*)
