Penderita Penyakit Corona Bisa Dicover Asuransi
Wabah virus corona belakangan ini menghebohkan dunia. Namun demikian, masyarakat diminta tetap tenang dan waspada dengan virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China awal 2020.
Salah satu tindakan preventif terhadap risiko kerugian akibat penyakit kritis adalah dengan memiliki asuransi kesehatan serta penyakit kritis yang komprehensif. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi potensi terjadinya segala wabah penyakit.
Salah satu asuransi yang memberi manfaat perlindungan dari semua kondisi klinis yang disebabkan oleh virus corona adalah asuransi kesehatan Sequis. Asuransi ini memiliki produk Sequis Q Infinite MedCare Rider (SQIMC), yakni asuransi kesehatan yang memberikan jaminan layanan kesehatan kelas kamar 1 tempat tidur (setara VIP & VVIP di Indonesia) di lebih dari 500 rumah sakit seluruh dunia dengan besaran pertanggungan hingga Rp90 miliar/tahun (tanpa batas tahunan keseluruhan).
SQIMC juga hadir dengan tambahan fasilitas X Booster untuk semua plan yang memberikan manfaat penggantian biaya kesehatan sesuai tagihan.
Sequis juga menyediakan asuransi penyakit kritis yang memberikan perlindungan menyeluruh sampai dengan 120 kondisi penyakit kritis dari stadium awal, sedang, hingga lanjut, yaitu Sequis Q Early Payout Critical Illness Plus Rider (SQEPCIPR).
Produk ini juga memberi manfaat tambahan komplikasi diabetes dan penyakit kritis katastropik dengan total manfaat hingga 170% Uang Pertanggungan. Dengan SQEPCIPR, nasabah akan menerima pembayaran manfaat yang akan diberikan lebih awal tanpa harus menunggu tahap lanjut.
Menurut Vice President Head of Corporate Branding, Marketing, and Communications Sequis Felicia Gunawan, memiliki asuransi kesehatan sejak masih muda (usia produktif) dan masih sehat (belum memiliki riwayat penyakit kritis dan tidak sedang mengalaminya).
"Memiliki asuransi di usia produktif akan memberikan keuntungan berupa premi yang lebih murah dibanding jika mendaftar ketika sudah menginjak usia 40 tahun ke atas. Jangan ragu untuk memberikan proteksi kesehatan bagi keluarga dengan membeli polis asuransi kesehatan demi hari esok yang lebih baik," ujarnya.
Dia mengungkapkan, masyarakat perlu memproteksi finansial dengan asuransi kesehatan karena kondisi kesehatan pada masa depan tidak dapat diduga. Dengan memproteksi finansial dengan asuransi kesehatan maka jika penyakit kritis menyerang, kita dan keluarga tidak khawatir akan biaya rumah sakit.
“Ketika sakit apalagi telah masuk tahap kritis, biasanya biaya pengobatan yang harus dikeluarkan di rumah sakit sudah pasti sangat besar. Jika tidak memiliki asuransi kesehatan tentunya mau tidak mau kita harus merelakan uang tabungan, dana darurat, bahkan aset kita terpakai untuk berobat,” sebut Felicia Gunawan.
