Pemprov Jatim Gratiskan PDP Yang Uji Swab
Kabar gembira bagi warga Jawa Timur. Di tengah kecemasan terkena wabah virus korona (covid-19), Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan masyarakat yang terdaftar sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan harus diuji swab akan bebas biaya. Biaya tes swab Covid-19 yang mencapai jutaan rupiah yaitu lebih dari Rp 2 juta, akan ditanggung pemerintah.
Sebelumnya, untuk tes swab Covid-19 atau virus Corona memang digratiskan oleh Pemerintah Pusat hanya jika hasil tesnya positif. Jika hasilnya negatif, biaya dibebankan pada masing-masing pasien.
Akan tetapi, mulai hari ini, jika ada pasien yang ditetapkan sebagai PDP oleh rumah sakit dan harus tes swab, namun ternyata hasilnya negatif, pasien tersebut akan dibebaskan biaya dan dibiayai oleh Pemprov Jawa Timur.
“Yang tercatat sebagai PDP di Jawa Timur ada 79 orang. Maka pemprov mengambil keputusan, yang sudah terkonfirmasi PDP, diharapkan pasien segera minta rujukan ke rumah sakit agar bisa segera di-swab. Biaya yang PDP akan ditanggung Pemprov,” kata Khofifah Minggu (22/3).
Dengan adanya bantuan ini, Khofifah berharap tidak ada lagi masyarakat yang terbebani dengan biaya tes virus Corona yang mahal. Sebab semua sudah dicover pemerintah dan proses ini sudah juga disampaikan pada pihak rumah sakit yang berwenang melakukan tes agar tidak lagi menarik biaya pada PDP yang hasilnya negatif.
