Muda, Berprestasi dan Inspiratif, Ikon Baru Pemain e-Sport Pulau Bali
Kamis, 13 Februari 2020 17:36 WIB
pemain e-sport Bali undefined
DENPASAR- Permainan e-sport kini mulai mewabah di kalangan anak muda di Bali. Berbagai event e-sport mulai dari level Banjar, kampus hingga profesional makin sering digelar.
Pemain e-sport muda asal Bali juga tampil di berbagai ajang International. Richard Adriennov, anak muda asal Badung, pernah tampil sebagai juara dalam kejuaraan battleground game yang digelar di Jepang tahun 2014 lalu. Untuk kategori perorangan Richard sukses meraih posisi ketiga, sementara timnya yang mewakili Indonesia menjadi runner up.
"Bangga juga sih bisa tampil sebagai salah satu wakil Indonesia untuk bertarung dengan pemain-pemain e-sport dari berbagai negara. Apalagi eventnya digelar di Jepang sebagai moyang olahraga ini," ujar Richard saat ditemui di komunitas e-sport LAzone di kawasan Sesetan, Denpasar, Kamis (13/2/2020)
Richard bercerita untuk bisa bertarung di event International itu butuh perjuangan panjang dan pengorbanan waktu. Contohnya, sebelum bisa tampil di Jepang, ia sudah mengajukan ikut kejuaraan e-sport jauh-jauh hari. Dalam prosesnya Richard mengasah diri untuk mencapai ranking pemain yang dipersyaratkan dalam kejuaraan itu.
"Gamers yang ikut kejuaraan itu harus punya winrate, angka rata-rata kemenangan di atas 60 persen dan memiliki durasi 12 jam permainan sehari. Makanya saya putuskan keluar dari SMU karena yakin jika diperjuangkan dengan total bisa berprestasi," tuturnya didampingi komunitas LAzone Bali..
Richard menambahkan, minat anak-anak muda Bali terhadap e-sport belakangan ini semakin besar. Dari pengalamannya, banyak event e-sport digelar dan ditemui di Banjar-Banjar dan kampus-kampus di Bali. Apalagi jumlah komunitas e-sport juga tumbuh subur. Seperti halnya komunitas e-sport LAzone Bali yang mewadahi banyak pemain e-sport.
"Kegiatan komunitas LAzone Bali ini tidak hanya mengasah skill melalui turnamen rutin, tapi juga saling sharing banyak hal terkait e-sport. Termasuk soal attitude agar bisa meraih prestasi," jelas Richard yang tahun lalu sukses jadi juara 1 kejuaraan e-sports PUBG (Player Unknown's Battlegrounds), yang digelar salah satu kampus di Bali.
Berkat prestasinya itu kini Richard dikontrak oleh salah satu klub ternama di Jakarta. Saban bulan dia mendapatkan gaji dan berbagai fasilitas sebagai pemain profesional. Kesempatan untuk bertarung dengan pemain-pemain e-sport papan atas dunia juga makin terbuka, sehingga kemampuannya ikut terasah.
"Sebagai anak muda kita harus berani bermimpi dan jangan takut untuk mencoba. Menjadi juara adalah bonus, tapi perjuangan untuk menjadi juara itulah yang menarik dan memberikan kepuasan tersendiri," terangnya. (*)
Bagikan
RELATED NEWS
