Mau ke Labuan Bajo, Hati-hati Memilih Agen Perjalanan Wisata

Asih - Jumat, 21 Januari 2022 06:38 WIB
Sejumlah kapal wisata memenuhi Pelabuhan Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores.

FLORES | halojatim.com - Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi magnet bagi wisatawan nusantara dan mancanegara karena keindahannya. Tak jarang banyak agen perjalanan wisata yang menawarkan paket ke kawasan tersebut.

Namun ternyata Asosiasi Kapal Wisata (Askawi) Labuan Bajo mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) NTT menduga ada banyak agen perjalanan wisata yang menawarkan paket ke Labuan Bajo itu yang ilegal atau tidak resmi.

Karenanya mereka meminta pemerintah setempat memperkuat regulasi untuk menertibkan agen perjalanan wisata yang belum terdaftar resmi di kabupaten itu.

Baca Juga :

"Menurut pengetahuan kami dan saya yakin Dinas Pariwisata pasti punya catatan berapa banyak agen perjalanan wisata yang tidak resmi yang ada di Labuan Bajo. Karena itu perlu segera ditertibkan," kata Sekretaris Askawi Labuan Bajo.

Hal ini disampaikan terkait adanya kasus agen perjalanan wisata ilegal dari Bogor, Jawa Barat, yang melakukan penipuan dengan cara tidak membayarkan biaya kapal wisata saat wisatawan menyewa kapal di Labuan Bajo pada pekan lalu.

Jika terdaftar, dia yakin tidak akan terjadi hal tersebut yang mencoreng nama Labuan Bajo sebagai daerah wisata super prioritas.

Menurut dia, siapapun yang ingin membangun bisnis usaha agen wisata maka harus membuat cabang dengan lokasi berada di Labuan Bajo.

Pada Juli 2020 lalu Kepala Dinas Parwisata Kabupaten Manggarai Barat, Agustinus Rinus menyebut dari 4.081 kapal wisata yang berada di Labuan Bajo, hanya ada 400 kapal wisata saja yang sudah terdaftar dan dinyatakan legal beroperasi di kawasan itu. Sisanya, sekitar 3.681 kapal wisata beroperasi tanpa izin dan berasal dari luar Nusa Tenggara Timur atau NTT.

Agustinus mengatakan kapal wisata yang sebagian besar berwujud Kapal Phinisi itu mengambil keuntungan di daerah Labuan Bajo namun tidak membayar pajak ke kabupaten.

Tulisan ini telah tayang di floresku.com oleh redaksi pada 20 Jan 2022

Editor: Asih
Bagikan

RELATED NEWS