Lima Pasar Tradisional di Surabaya Tutup

Andri - Sabtu, 09 Mei 2020 07:01 WIB
Pasar Jojoran Surabaya undefined

Satu per satu pasar tradisional di Kota Surabaya ditutup. Penyebabnya sama, pedagangnya terpapar covid-19. Sampai saat ini, telah ada ada lima pasar yang tak bisa beroperasi.

Kepala Bagian Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, saat ini terdapat lima pasar tradisional yang tutup karena adanya pedagang yang terkonfirmasi positif covid-19. Pasar tersebut adalah Pasar PPI di Jalan Gresik ditutup sejak 15 April 2020, Pasar Kupang Gunung ditutup sejak 3 Mei 2020, Pasar Jojoran ditutup 5 Mei 2020, Pasar Simo ditutup sejak 7 Mei 2020, dan Pasar Simo Gunung ditutup sejak 7 Mei 2020.

"Sampai sekarang masih ditutup semua. Kalau yang Pasar PPI itu diperpanjang karena kasusnya masih tinggi," ujar Hebi kepada wartawan Jumat (8/5/2020)

Hebi mengatakan, penutupan pasar ini merupakan keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang mempertimbangkan berbagai aspek, terutama aspek kesehatan. Untuk membantu para pedagang pasar yang terpaksa tidak mendapatkan pemasukan akibat pasar tutup, maka Pemkot Surabaya memberikan bantuan sosial berupa sembako.

"Tapi hanya untuk pasar yang di bawahnya PD Pasar Surya. Yang menerima juga pedagang resmi, bukan Pedagang Kaki Lima (PKL)," katanya.

Nantinya, Hebi menyerahkan nama-nama pedagang yang terdampak kepada Dinas Sosial agar bisa mendapatkan bantuan.

Sementara itu, untuk kasus terbaru di Pasar Simo dan Pasar Simo Gunung, Pemkot Surabaya telah melaksanakan rapid test. Tes ini dilakukan secara acak kepada 20 pedagang Pasar Simo dan 10 Pasar Simo Gunung. Hasilnya, 1 orang pedagang Pasar Simo dan 4 Pasar Simo Gunung reaktif.

"Jika digabungkan dengan hasil rapid test yang dilakukan terhadap PKL di sekitar kawasan Pasar Simo, jumlah yang reaktif bertambah satu. Sebelumnya sudah rapid test kepada sejumlah PKL pada Rabu malam," katanya.

Untuk mencegah penularan covid-19, Hebi senantiasa mengingatkan para pedagang untuk mematuhi protokol pencegahan COVID-19. Pihaknya juga sudah menyediakan tempat cuci tangan di pasar-pasar.

Bagikan

RELATED NEWS