Lima Butir Deklarasi IMA Agar RI Keluar dari Pandemi Covid-19

Asih - Minggu, 25 Oktober 2020 16:20 WIB
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) virtual yang kedua 2020, pada Sabtu (24/10/2020). undefined

Asosiasi Pemasaran Indonesia atau Indonesia Marketing Association (IMA) melahirkan lima deklarasi agar Indonesia keluar dari pandemi dan krisis ekonomi yang terjadi sejak sejak akhir Maret 2020. Deklarasi tersebut secara resmi dikeluarkan IMA pada saat menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) virtual yang kedua 2020, pada Sabtu (24/10/2020).

IMA yang merupakan organisasi profesi pemasaran yang didirikan Hermawan Kartajaya, Juan Permata Adoe dan sejumlah tokoh lain di Jakarta pada 1996, menyelenggarakan Rakernas dua kali dalam setahun dan Musyawarah Nasional (Munas) untuk memilih President IMA Nasional setiap dua tahun sekali.

Saat ini, IMA yang sejak 19 Oktober 2019 hingga Oktober 2021 dipimpin oleh Suprano Djasmin, memiliki 45 chapter di seluruh Indonesia dan merupakan anggota aktif Asia Marketing Federation (AMF). Pendiri IMA Hermawan Kartajaya adalah tokoh yang berperan dalam kebangkitan kembali AMF di 2007.

Selain menjadi sarana untuk evaluasi kemajuan organisasi, Rakernas IMA bisa dijadikan sarana update knowledge, baik konsep marketing oleh Hermawan Kartajaya dan praktek Sustainable Development Goal oleh YW Junardy.

Selain menjelaskan mengenai buku internasional terbaru Marketing 5.0 yang akan terbit awal 2021, Hermawan Kartajaya juga menjelaskan mengenai public relations di tengah konfigurasi baru Power dan People, lalu Creativity, Innovation, Entrepreneurship dan Leadership dan Peta Jalan Indonesia 2030.

Interaksi antara anggota dan pengurus di seluruh Indonesia yang semakin baik melalui WAG dan zoom, mendorong IMA mendeklarasikan 5 butir upaya untuk Indonesia keluar dari pandemi Covid-19 dan krisis ekonomi.

Lima butir deklarasi itu adalah IMA mengajak para pelaku usaha dan konsumen di Indonesia senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan dan membantu penerapan dalam kegiatan usaha serta ikut mengkampanyekan sebagai kunci sukses pemulihan ekonomi Indonesia.

Kedua, IMA mengajak pelaku usaha di Indonesia untuk mengkampanyekan berbagai inovasi yang telah berhasil diterapkan di era Covid-19 sebagai insipirasi dan penyemangat para pelaku usaha lainnya agar bisa ikut berinovasi membentuk ekosistem positif untuk pemulihan ekonomi Indonesia

Ketiga, IMA mengajak pelaku usaha di Indonesia untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan stakeholders lainnya mendorong proses inovasi dan transformasi usaha UMKM terkait cara baru berusaha di era Covid-19, sebagai katalisator pemulihan ekonomi.

Keempat, IMA mengajak pelaku usaha dan pemerintah di Indonesia melakukan perluasan dan penguatan digitalisasi layanan publik.

Kelima, IMA mengajak semua kalangan membangun sinergi untuk mempercepat pemulihan ekonomi

“Isi 5 butir deklarasi tersebut merupakan hasil urun rembuk serta sumbangan pemikiran dari Pak Hermawan Kartajaya sebagai Honorary Founding Chairman serta chapter IMA seluruh Indonesia, dan sebagai pengurus IMA Pusat kami menyimpulkan dan mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan 5 Deklarasi ini agar Indonesia benar-benar cepat keluar dari pandemi dan krisis ekonomi,” ujar Suparno Djasmin.

Dikatakannya pendapat ini benar-benar diterima dari semua chapter yang berisi para anggota dan akhirnya bisa dikristalisasi menjadi 5 butir.

Rakernas ini merupakan upaya kongkrit IMA sebagai organisasi professional marketing dan entrepreneurship sendiri harus tetap aktif berkontribusi bagi Indonesia yang lebih baik. Terutama mampu memanfaatkan momentum Covid-19 ini untuk beradaptasi, menjaga keberlanjutan bisnis dan juga bersama-sama mengawal fokus IMA.

Bagikan

RELATED NEWS