KOTA SURABAYA LAYAK JADI PERCONTOHAN NOL KEMATIAN IBU DAN ANAK

Andri - Sabtu, 13 Maret 2021 05:54 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menerima rombongan BKKBN undefined

Kota Surabaya dapat pujian. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat menilai Kota Pahlawan bisa menjadi proyek percontohan untuk nol kematian ibu dan anak.

"Makanya, saya optimistis Kota Surabaya bisa menjadi percontohan untuk nol kematian ibu," kata Kepala BKKBN Hasto Wardoyo saat melakukan pertemuan dengan Wali Kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Jumat.

Hasto mengatakan selama berkeliling Indonesia bertemu dengan bupati/wali kota serta gubernur, namun tidak ada yang mengatakan ingin nol stunting serta kematian ibu dan anak, kecuali Wali Kota Surabaya. "Baru Pak Wali Kota Surabaya ini yang mengatakan seperti itu. Yang lainnya banyak yang merasa berat untuk mengatakan nol kematian ibu," kata Hasto.

Kata dia, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi semangat untuk mencapai cita-cita nol kematian ibu. Sehingga ia juga semangat untuk menurunkan stunting dan angka kematian ibu dan anak di Indonesia.

"Saya senang bisa ketemu Wali Kota yang memiliki cita-cita nol kematian ibu dan anak. Saya sangat mendukung," katanya.

Tentunya, kata dia, yang lebih membahagiakan program yang sedang disusun dan direncanakan BKKBN Pusat, seperti gayung bersambut dengan program yang sudah direncanakan di Pemkot Surabaya. Salah satunya kader PKK yang akan menjadi pendamping utama ibu hamil.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan komitmen bahwa Surabaya harus nol stunting dan kematian ibu dan anak.

Bagikan

RELATED NEWS