Kejar Target Merchant, BI Jatim Mulai Sosialisasikan QRIS
Kantor Perwakilan Wilayah (KPw) Bank Indonesia Jawa Timur terus melakukan sosialisasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Ini dilakukan agar QRIS semakin memasyarakat dan dikenal masyarakat luas dan jumlah merchant yang tergabung semakin banyak.
Karenanya BI dalam satu minggu akan menggelar Pekan QRIS Nasional serentak di seluruh kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia mulai pekan depan. Ada serangkaian acara digelar untuk memeriahkan acara ini.
Imam Subarkah selaku Kepala Grup Sistem Pembayaran, Pengedaran Uang Rupiah dan Layanan Administrasi Bank Indonesia Jawa Timur mengatakan Pekan QRIS ini dibuat untuk memperluas penggunaan sistem pembayaran yang diluncurkan pada awal Januari 2020 itu.
Dikatakanya, QRIS ini memiliki tiga tahapan. Pertama kepedulian masyarakat terhadap QRIS itu sendiri, kedua tahapan penggunaan dan ketiga ke arah kualitas. “Saat ini kita masih dalam tahap penggunaan. Karenanya kita akan terus maksimalkan agar bisa dikenal masyarakat luas,” tandasnya.
Sampai saat ini, sudah ada 28 lembaga penyelenggara yang tergabung yang terdiri dari 19 bank dan 9 non bank. Untuk merchant sudah ada 2,79 juta yang sudah tergabung di seluruh Indonesia. Sementara di Jawa Timur ada 333 ribu dan Surabaya ada 114 ribu merchant QRIS.
“Kami melihat potensi merchant di Indonesia itu 60 juta dan kami tahun ini targetkan bisa menggandeng 5 persen dari potensi itu. Sungguh peluang yang sangat besar. Di ajang ini pokoknya kami target penambahan merchyant sebanyak-banyaknya,” kata Imam.
Karena itu, BI Jawa Timur akan melakukan roadshow ke berbagai tempat yang bisa menjadi potensi penggunaan QRIS. Misalnya ke pasar tradisional, pasar modern, kampus hingga tempat Ibadah dan yayasan-yayasan sosial.
BI juga menggenjot para pelaku usaha mikro kecil dan menengah untuk menjadi merchant aktif di QRIS ini. “Pokoknya kita akan blusukan ke mana-mana. Ke pasar, kantin kampus, sekolah, bahkan tempat ibadah. Agar program ini bisa berjalan maksimal sesuai target yang ditetapkan,” ungkapnya.
