KAPOLDA BERIKAN PENGHARGAAN KEPADA POLRES YANG BINA KAMPUNG TANGGUH SEMERU
Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta memberikan apresiasi kepada anggotanya. Dia memberikan 109 penghargaan kepada jajaran Polres yang telah membina Kampung Tangguh Semeru (KTS) dan anggota berprestasi.
"Penghargaan ini diberikan sebagai motivasi kepada anggota yang sudah bekerja dengan baik," katanya di sela acara "Kapolda Jatim Awards 2021".
Sebanyak 66 penghargaan diberikan pada anggota dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jajaran Polres dan Polsek. Kemudian 39 penghargaan diberikan untuk Polres, Polresta, dan Polrestabes mewakili KTS terbaik di setiap daerah.
Penghargaan Polresta terbaik atas dedikasi dan loyalitas dalam menjalankan tugas pokok Polri 2020 diberikan pada Polresta Banyuwangi. Sedangkan, tiga penghargaan Polres terbaik, yakni pertama Polres Trenggalek, kedua Polres Tuban, dan ketiga Polres Malang.
Sementara itu untuk proses penilaian dilakukan oleh tim khusus yang dibentuk oleh Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.
Penilaian untuk menjaring dan melakukan parameter penilaian kepada setiap anggota yang telah bekerja dengan baik. Nico mengatakan penilaian dari tim penjaring dimulai sejak enam bulan lalu, yakni Oktober 2020 untuk mencari orang yang tepat mendapat penghargaan.
Namun untuk anggota teladan dinilai dari sikap-sikap perwujudan Tribrata dan sikap-sikap perwujudan Catur Prasetya. "Penilaian anggota mulai dari kejujuran, loyalitas, dan dedikasi yang tinggi dalam mengemban tugas. Bukan berarti yang lainnya tidak bagus, tetapi dari beberapa parameter penilaian dan perdebatan yang sengit, sehingga diputuskan pemenangnya," katanya.
Perwira tinggi Polri dengan dua bintang di pundak itu mengucapkan selamat bagi anggota, bagi KTS, serta kesatuan yang telah mendapatkan penghargaan. Dia menghimbau, mengajak kepada anggota, kepada pimpinan KTS, kepada kesatuan yang lain, tetap semangat dalam bekerja dan tetap melaksanakan tugas wewenang tanggung jawab dengan baik. Karena di manapun bertugas.
Selain itu, Irjen Nico juga berpesan kepada anggotanya untuk membangun komunikasi yang baik sebagai kunci keberhasilan dan pekerjaan akan lebih baik.Kata dia, tidak semua orang mempunyai pemikiran sama sehingga diperlukan jalinan komunikasi baik antara anggota dan pimpinan, lingkungan, maupun masyarakat untuk mencapai satu tujuan.
"Perlu bertemu melaksanakan 'anev', melaksanakan komunikasi, sehingga tujuan organisasi bisa tercapai. Jika ada kesatuan berhasil, anggota berhasil, Kabag, Kasat bisa berhasil, pasti komunikasinya baik," kata dia.
