JATIM TAMBAH 18 RUMAH SAKIT RUJUKAN

Andri - Sabtu, 26 Desember 2020 04:48 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi RS Darurat Lapangan Indrapura, undefined

Penambahan kasus Covid-19 di Jatim pada Hari Raya Natal cukup mengkhawatirkan. Data Satgas Covid-19 Jatim menunjukkan, pada Jumat (25/12/2020) sore ini ada 822 kasus baru virus mematikan itu.

Dengan adanya tambahan kasus itu, total kasus terkonfirmasi Covid-19 di Jawa Timur mencapai 79.207 orang. Masih ada 6.002 pasien terkonfirmasi Covid-19 yang dirawat di sejumlah rumah sakit di Jatim.

Jumlah kasus Covid-19 yang belum mereda di Jawa Timur mengakibatkan Bed Occupancy Rate (BOR) rumah sakit di Jatim meningkat dari antara 35-45 persen pada Oktober lalu menjadi 60-70 persen pada Desember ini.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Satgas Kuratif Covid-19 dan Dinas Kesehatan Jawa Timur meningkatkan kapasitas tempat tidur isolasi dengan menambah 18 Rumah Sakit Rujukan Covid-19. “Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik. Karena itu kami berkomitmen memastikan kapasitas bed isolasi cukup dengan menambah 18 RS Rujukan Covid-19 baru di Jawa Timur,” kata Khofifah.

Dengan adanya penambahan RS rujukan, total jumlah RS Rujukan Covid-19 di Jawa Timur menjadi 145 RS. Jumlah ini sudah tiga kali lipat lebih banyak dari jumlah RS Rujukan Covid-19 pada Maret yang hanya 44 RS.

Dengan total 145 RS Rujukan Covid-19 di Jatim, kapasitas tempat tidur di ruang isolasi bertekanan negatif dilengkapi ventilator menjadi 311 bed, isolasi tekanan negatif biasa 2.416 bed, dan isolasi biasa sebanyak 2.966 bed.

Selain itu, saat ini Pemprov Jatim bersama sejumlah rumah sakit rujukan sedang mengembangkan sebanyak 753 tempat tidur tambahan.

Sebelumnya, untuk mengatasi kasus Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan, Pemprov Jatim sudah meresmikan tambahan RS Darurat Lapangan yang diklaim efektif menangani ribuan Covid-19 dengan nol angka kematian.

Bagikan

RELATED NEWS