JATIM BELUM LAKUKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA

Andri - Sabtu, 02 Januari 2021 05:23 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melarang sekolah tatap muka dulu undefined

Pembelajaran tatap muka di Jawa Timur belum akan dilakukan. Sebelumnya, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana membuka sekolah pada Januari 2021 ini tapi menyerahkan keputusan kepada daerah.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan, untuk sementara ini sekolah tatap muka belum akan dilakukan. Pertimbangannya situasi Covid-19 di Jawa Timur belum terkendali dengan jumlah kasus yang meningkat signifikan.

“Sekolah belum. Jadi tetap satu, satu, satu. Satu SMK, satu SMA, satu SLB. Masuk 25 persen. Yang sekarang berjalan, tiga jam pelajaran tanpa istirahat, tanpa kantin buka,” katanya Jumat (1/1/2021).

Penetapan kebijakan satu, satu, satu itu merupakan kebijakan uji coba sekolah tatap muka sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jatim tertanggal 9 Agustus 2020 lalu.
Dalam SE nomor 420/11350/101.1/2020 itu, penerapan uji coba pembelajaran tatap muka memang hanya terbatas untuk jenjang SMA/SMK/SLB yang mana uji coba sudah dimulai sejak 18 Agustus 2020 lalu.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur sedang mengkaji kemungkinan untuk menunda pelaksanaan sekolah tatap muka bila kasus Covid-19 masih tinggi pada Januari ini.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi menyatakan, Pemprov Jatim bukan berpedoman pada bulan pelaksanaan sekolah tatap muka seperti rencana pemerintah pusat.

Bagikan

RELATED NEWS

‌‌‌
‌‌‌
‌‌‌