Industri Manufaktur Mikro dan Kecil Jatim Tumbuh 11,21 Persen

Andri - Senin, 02 Maret 2020 03:46 WIB
Ilustrasi percetakan undefined

Triwulan IV tahun 2019 (y on y), produksi industri manufaktur mikro dan kecil di Jawa Timur pada mengalami pertumbuhan sebesar 11,21 persen. Pertumbuhan produksi ini lebih tinggi 7,10 persen poin dibandingkan dengan triwulan yang sama 2018 yang mengalami pertumbuhan sebesar 4,11 persen.

Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Dadang Hardiwan mengatakan, jika dibandingkan dengan pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil nasional yang naik sebesar 4,85 persen, maka pertumbuhan produksi industri manufaktur mikro dan kecil di Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2019 (y on y) lebih tinggi 6,36 persen poin.

Sektor industri manufaktur mikro dan kecil di Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2019 (y on y) yang mengalami kenaikan pertumbuhan lebih dari 20 persen adalah Industri tekstil tumbuh 20,66 persen. "Disusul Industri barang logam bukan mesin dan peralatannya tumbuh 22,56 persen, industri makanan tumbuh 29,42 persen, industri percetakan dan produksi media rekanan tumbuh 39,74 persen dan industri pengolahan tembakau tumbuh cukup besar yakni 139,81 persen," ujarnya.

Sedangkan sektor industri manufaktur mikro dan kecil di Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2019 (y on y) yang mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) lebih dari 10 persen adalah: industri pengoilahan lainnya -10,19 persen. Disusul industri farmasi -10,37 persen, industri kulit barang dari kulit dan alas kaki -13,97 persen dan industri kayu barang dari kayu anyaman ritan -14,09 persen.

Sementara Produksi industri manufaktur mikro dan kecil di Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2019 (q to q) mengalami kontraksi pertumbuhan negatif sebesar -1,41 persen, jika dibandingkan dengan produksi industri manufaktur mikro dan kecil pada triwulan III tahun 2019 mengalami kontraksi (pertumbuhan negatif) sebesar -2,36 persen, maka pertumbuhan produksi industri manufaktur IMK triwulan IV tahun 2019 lebih tinggi 0,95 persen poin.

Jika dibandingkan dengan produksi industri manufaktur mikro dan kecil Nasional pada triwulan IV tahun 2019 yang mengalami kontrkasi (pertumbuhan negatif) sebesar -0,24 persen, maka pertumbuhan industri manufaktur mikro dan kecil Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2019 lebih rendah sebesar 1,17 persen poin.

Sektor industri manufaktur mikro dan kecil yang mengalami pertumbuhan lebih dari 5 persen pada triwulan IV tahun 2019 adalah industri percetakan dan reproduksi media rekaman 9,91 persen, industri bahan kimia dan barang dari kimia 11,24 persen dan indstri kendaraan bermotor 17,08 persen.

Bagikan

RELATED NEWS