Indonesia di Grup Berat di Piala Thomas 2026

Andri - Jumat, 20 Maret 2026 14:58 WIB
Bagan undian Piala Thomas 2026 yang akan dilaksanakan di Denmark.

KUALA LUMPUR I halojatim - Perjuangan Tim Piala Thomas Indonesia di edisi 2026 berat sejak awal. Dalam undian yang dilakukan di markas Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu waktu setempat, Merah Putih diprediksi sudah harus bekerja keras sejak babak penyisihan.

Menghuni Grup D, Indonesia berada satu grup dengan negara tetangga Thailand, Prancis, dan wakil Afrika Aljazair. Piala Thomas tahun ini dilaksanaan bersama dengan Piala Uber di Horsens, Denmark, 24 April-3 Mei 2026. Selain Aljazair, Negeri Gajah Putih, julukan Thailand, dan Prancis bisa menjadi pengganjal Indonesia. Meski Indonesia menempati unggulan kedua dalam kejuaraan bulutangkis beregu putra dunia tersebut.

Thailand mempunyai tunggal putra nomor satu dunia Kunlavut Vitidsarn. Kemudian Panitchaphon Teeraratsakul di peringkat 29, Kantaphon Wangcharoen (56), dan Purirat Arree (139). Sedang di sektor ganda putra, mereka mengandalkan Dechapol Puavaranukroh/Kittinupong Kedren yang mempunyai peringkat 24 dan ganda peringkat 53 dunia Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga.

Prancis khususnya di tunggal putra lebih menakutkan dibandingkan Thailand. Mereka mempunyai dua pebulutangkis di ranking 10 besar yakni Christo Popov di peringkat kelima dan Alex Lanier di posisi 10. Satu lagi Toma Junior Popov di peringkat 16. Untuk ganda putra, Prancis mengandalkan Popov bersaudara, Christo Popov/Toma Junior Popov yang mempunyai peringkat 21 dunia. Keduanya akan ditopang Eloi Adam/Leo Rossi (37).

Indonesia sendiri ranking pemainnya juga bukan berada di puncak. Di tunggal, Jonatan Christie ada di peringkat keempat. Pebulu tangkis nobpelatnas ini diikuti Alwi Farhan di peringkat 14 dunia, Prahdiska Bagas Shujiwo (42) , Moh. Zaki Ubaidillah (44), dan Antony Sinisuka Ginting (47). Sedangkan di ganda putra, Indonesia mempunyai empat pasangan tangguh dengan dua di antaranya ada di posisi 10 besar dunia. Mereka adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di peringkat kelima dan Sabar Karyawan Gautama/Moh Reza Pahlevi di posisi sembilan. Sementara Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di peringkat 13 serta Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana (17).


Indonesia dalam dua ajang Piala Thomas terakhir, 2024 dan 2022, harus puas sebagai finalis. 2025 di Tiongkok, Merah Putih kalah dari tuan rumah. Untuk2022 di Thailand, secara mengejutkan Indonesia yang datang sebagai juara bertahan dipermalukan India. (*)

Editor: Andri

RELATED NEWS