IFM Bagikan Daging Kurban untuk Fans Club yang Jalani Isolasi Mandiri
MALANG - Sebaran COVID-19 masih menjangkiti sejumlah wilayah di Malang. Banyak anggota masyarakat yang terpapar virus ini dan akhirnya tidak beraktivitas. Tapi banyak juga masyarakat yang terpaksa menjauh atau melakukan isolasi mandiri agar bisa terbebas dari virus.
Prihatin atas banyaknya warga yang harus menjalani isolasi mandiri itu, komunitas fans club di Malang tergerak memberikan bantuan. Maka berkembanglah rencana kolaborasi fans club di Malang yang tergabung dalam Ikatan Fans Club Malang (IFM) untuk menggelar aksi sosial dengan berbagi daging kurban kepada warga yang sedang menjalani isolasi mandiri.
“Untuk Malang kami ada kegiatan berbagi yang dilakukan IFM yang tergabung dalam komunitas SuperSoccer Malang. Jadi mereka yang tergabung di IFM ini membagikan daging kurban kepada fans club yang saat ini menjalani isolasi mandiri,” kata Koordinator IFM, Febrian Ganden Widya Charisma Kamis (30/7/2020).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program bertajuk Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Berbagi yang melibatkan 379 komunitas di 42 kota. Ada lebih dari 15 ribu anggota yang tergabung dalam komunitas besar ini. Komunitas itu di antaranya SuperSoccer, SuperAdventure, Bold Riders, dan Heppiii Community, yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang baru pertama kali terjadi ini.
Febrian menjelaskan mereka yang menjalani isolasi mandiri ini kebanyakan fans club yang punya latar belakang mahasiswa dari luar Malang yang belum pulang kampung. Karena itu di momen hari kurban ini pihaknya turut membantu mereka dengan pembagian daging kambing.
“Mereka yang isolasi mandiri ini bukan berarti kena corona, tapi mereka yang belum bisa pulang karena masih ada corona,” urainya.
Febrian bilang pembagian paket daging korban akan tetap mengikuti protokol kesehatan COVID-19. Seperti mengenakan masker, menjaga jarak interaksi, termasuk juga melengkapi diri dengan handsanitizer.
Sejumlah fans club yang tergabung dalam kolaborasi ini adalahIndobarca Malang, SBI Malang, PMID Malang, UI Malang, UA Malang, MC SCI Malang, CISC Malang, AIS Malang, JCI Malang, RCI Malang, ICI Malang, serta LI Malang. Mereka patungan untuk menggelar aksi sosial dengan berbagi daging kurban kepada sesama fans.
Pembina IFM, Agus Basir Siswanto mengapresiasi kegiatan positif ini. “Kegiatan ini menjadi bukti bahwa apa yang dilakukan IFM tidak hanya nobar dan futsal”. Semoga apa yang dilakukan oleh IFM dapat menginspirasi masyarakat untuk melakukan kegiatan yang positif.
