Guru Besar Farmasi Ini Beber Khasiat Rutin Minum Jamu,

Asih - Rabu, 11 Maret 2020 15:19 WIB
Prof Mangestuti Agil (kanan) yang terus mengajak masyarakat rajin mengonsumsi jamu tradisional untuk meningkatkan imunitas tubuh. undefined

Mewabahnya virus corona ke berbagai dunia menjadi perhatian yang sangat serius. Utamanya bagi wilayah yang terdampak. Di Indonesia, usai masuknya Covid-19 ini beberapa waktu lalu, banyak cara dilakukan oleh masyarakat agar terhindar dari ancaman virus tersebut. Salah satunya dengan menguatkan imunitas tubuh.

Untuk itu, sebagai upaya untuk menguatkan imunitas tubuh, Guru Besar Universitas Airlangga Prof Dr Mangestuti Agil, mengajak jajaran tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Farmasi untuk meminum jamu pada Selasa (10/3/2020) saat istirahat siang.

Dalam kesempatan itu, selain berkeliling dari ruang ke ruang tendik, Prof Mangestuti juga memberikan arahan dan wawasan seputar khasiat dan manfaat jamu. Baginya, budaya meminum jamu harus bisa menjadi kebiasaan baik di kantor maupun di rumah.

"Kesehatan itu yang utama. Untuk itu, minum jamu harus rutin dan menjadi budaya baik di kantor maupun di rumah," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Prof. Mangestuti juga menyarankan agar para tendik bisa rutin minum jamu minimal dua kali dalam seminggu. Perihal cara mengolah, baginya, mau manis atau pahit yang penting bisa tetap rutin meminum jamu.

"Kalau rasa bisa dimodifikasi dengan berbagai jenis gula ataupun madu. Tapi yang utama itu rutin untuk mengkonsumsi," tuturnya. "Lebih baik memang paduan empon-empon dikasih gula batu atau aren. Kalau saya lebih sering tidak pakai gula," imbuhnya.

Disela mengajak minum jamu, banyak pegawai yang bertanya-tanya seputar khasiat, cara mengolah, hingga pola meminum jamu yang efektif. Menanggapi banyaknya pertanyaan, Prof. Mangestuti memberikan penjelasan dengan sangat jelas.

"Ingat, jamu itu untuk bukan untuk mengobati tapi mencegah diri dari penyakit. Makanya, harus diolah dengan yang benar dan rutin meminumnya," jelasnya. "Sampaikan yang demikian ini ke keluarga dan anak," pungkasnya.

Bagikan

RELATED NEWS