Gopay Ajak Aktifkan Fitur Biometrik

Asih - Jumat, 11 September 2020 22:10 WIB
Gopay ajak pengguna aktifkan layanan biometrik. undefined

Layanan uang elektronik bagian dari Gojek yakni Gopay terus berkomitmen menunjang keamanan pengguna dalam bertransaksi non-tunai. Komitmen tersebut diwujudkan, dengan mengajak pengguna mengaktifkan fitur biometrik berupa sidik jari dan verifikasi wajah guna memverifikasi transaksi non-tunai di luar layanan Gojek.

"Fitur biometrik berupa sidik jari dan verifikasi wajah guna memverifikasi transaksi non-tunai adalah bagian dari Gojek SHIELD, yang merupakan rangkaian teknologi keamanan pada aplikasi Gojek yang komprehensif," kata Managing Director GoPay, Budi Gandasoebrata, Jumat (11/9/2020).

Menurutnya, pemanfaatan teknologi di Indonesia yang masif harus dibarengi dengan penguatan literasi digital pengguna. "Berdasarkan laporan Centre of Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada (UGM) berjudul “Kajian Peningkatan Kompetensi Keamanan Digital Indonesia,” masyarakat Indonesia masih memiliki tingkat literasi digital yang rendah, terutama dalam hal keamanan digital sehingga mereka kerap lengah dan berpotensi menjadi korban penipuan," ungkapnya.

Atas dasar itu pula, maka Gojek meluncurkan #AmanBersamaGojek yang terus mengimbau publik untuk menjaga keamanan selama beraktivitas di jagat digital, termasuk dalam transaksi non-tunai.

Seperti melalui Gopay, yang memanfaatkan fitur identitas biometrik atau karakteristik fisiologis untuk masing-masing pengguna berupa sidik jari atau wajah, maka keamanan transaksi pun juga meningkat. "Adapun saat ini sendiri fitur sidik jari telah tersedia di seluruh pengguna smartphone Android dan iOS, dan fitur verifikasi wajah mulai tersedia di platform iOS," tandasnya.

Bagikan

RELATED NEWS