Gagal Total dari Empat Turnamen di Eropa

Andri - Sabtu, 21 Maret 2026 23:15 WIB
Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, yang sebenarnya diunggulkan di peringkat ketiga, harus menyerah dari ganda Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, dua game langsung 19-21, 10-21 di Orleans, Prancis, Sabtu waktu setempat (21/3/2026).

ORLEANS I halojatim- Tur Eropa menjelang Piala Thomas-Uber 2026 ditutup dengan berita duka. Indonesia gagal membawa gelar dari empat rangkaian turnamen di Benua Biru itu.

Setelah German Open, All England, Swiss Open kali ini, Indonesia pulang dengan tangan hampa dari Orleans Masters 2026. Ironisnya, seperti halnya di German dan All England, kita sudah tak punya wakil di babak semifinal. Di Orleans Masters 2026, dua wakil yang masih bertahan di semifinal, semuanya kalah dari pasangan yang peringkatnya di bawah.

Di ganda putra, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, yang sebenarnya diunggulkan di peringkat ketiga, harus menyerah dari ganda Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi, dua game langsung 19-21, 10-21 di Orleans, Prancis, Sabtu waktu setempat (21/3/2026). Sementara Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, unggulan kedelapan di ganda putri, juga kalah dua game dari Sumire Nakade/Miyu Takahashi (Jepang) 10-21, 20-22.


''Secara permainan kami merasa hari ini berimbang tapi mereka sangat safe sementara kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Mereka juga terus menarik saya ke belakang dan mas Bagas banyak bermain di depan dan itu membuat kami kesulitan,'' kata Leo usai pertandingan seperti dikutip dari media PBSI.


Sedang Bagus menambahkan, sebenarnya ada peluang menang di game pertama. Ketika itu, dia dan Leo sempat tertinggal jauh namun bisa menyamakan skor 19-19.

''Tapi saya terburu-buru dan malah tiga kali melakukan kesalahan sendiri,'' ujarnya. (*)


Sementara, Rachel mengakui mereka bermain cukup tegang. Alasannya, lawannya pasangan baru. ''Jadi ada pola dan gaya permainan baru yang membuat kami cukup kebingungan,'' ucapnya.

Bagi Febi, ganda Negeri Sakura, julukan Jepang, mereka mempunyai banyak variasi permainan dan depannya benar-benar ditutup dan mencari posisi terus. Ini, lanjutnya, membuat mereka ragu-ragu untuk mengembalikan bola.

''Kami harus belajar bagaimana menjaga poin ketika sudah unggul. Sayang tadi di gim kedua sudah lumayan poinnya tapi terkejar,'' tandasnya.

Putaran Final Piala Thomas-Uber sendiri akan dilaksanakan di Horsens, Denmark, 24 April-3 Mei 2026. Di Piala Thomas, Indonesia berada di Grup D bersama dengan Thailand, Prancis, dan Aljazair. Untuk Piala Uber, Srikandi Merah Putih ada di Grup C bersama dengan Taiwan, Kanada, dan Australia. (*)

Editor: Andri

RELATED NEWS