Didukung Gojek, Mitra Driver Bisa Bekerja dengan Tenang

Asih - Minggu, 29 Maret 2020 14:21 WIB
Mitra driver Gojek diwajibkan menggunakan hand sanitizer di setiap saat. undefined

Sepi order sangat dirasakan para driver ojek online (ojol) di tengah kondisi saat ini. Tapi, mereka tetap harus bekerja di luar rumah meski kondisi yang tidak memungkinkan. Karenanya, mereka pun mengapresiasi operator yang membantu mitranya agar bekerja dengan sehat dan aman. Salah satunya dilakukan Gojek.

Belakangan diketahui manajemen dan karyawan Gojek telah menghimpun dana dari gaji mereka untuk membantu pendapatan para driver yang turun selama wabah virus Corona (Covid-19). “Pihak Gojek kepeduliannya sudah sangat luar biasa. Kami juga dibagikan masker, hand sanitizer, vitamin C. Kepedulian luar biasa untuk para mitranya yang tetap semangat onbid,” ujar Amunuddin, salah satu mitra Gojek di Surabaya, Sabtu (28/3/2020).

Dia mengakui selama masa program pemerintah menjaga jarak social atau social distancing, pendapatan mereka berkurang signifikan. Namun dirinya bersyukur, dapat pemasukan tambahan dari naiknya orderan GoFood di beberapa wilayah.

Ini terjadi setelah adanya program Gojek yang mendorong agar Gofood dapat menjadi pilihan saat sekarang adanya kebijakan work from home, atau bekerja dari rumah untuk sebagian besar karyawan perusahaan di Indonesia. “Ya otomatis pendapatan berkurang, yang paling terasa GoRide. GoFood ada peningkatan, tapi tidak menyeluuruh, tergantung wilayah,” paparnya.

Menurutnya, hingga saat ini di wilayahnya sebagian besar mitra driver tetap beroperasi.“Rata-rata masih onbid, bukan tidak mengindahkan imbauan pemerintah, meski takut, rasa takut kami kalah dengan desakan kebutuhan,” akunya.

Ia berpesan kepada sesama rekan driver, untuk menjaga pola makan, memperbanyak istirahat, tidak memaksakan kondisi tubuh saat terasa lelah, selalu menjaga kebersihan atribut (helm, sarung tangan), serta sering-sering mencuci tangan 20 detik pakai sabun atau hand sanitizer saat di lapangan. “Kita ini pejuang keluarga, harus tetap sehat, kalau kita jatuh sakit, keluarga kita bisa terbengkalai. Semoga covid-19 di Indonesia segera berakhir,” jelas Riza.

Hal senada diungkapkan driver lainnya, Susanto. “Pihak Gojek kepeduliannya sudah sangat luar biasa. Kami juga dibagikan masker, hand sanitizer, vitamin C. Kepedulian luar biasa untuk para mitranya yang tetap semangat onbid,” kata Susanto, salah satu mitra Gojek di kawasan Gubeng.

Dia mengakui selama masa program pemerintah menjaga jarak social atau social distancing, pendapatan mereka berkurang signifikan. Namun dirinya bersyukur, dapat pemasukan tambahan dari naiknya orderan GoFood di beberapa wilayah.

Ini terjadi setelah adanya program Gojek yang mendorong agar Gofood dapat menjadi pilihan saat sekarang adanya kebijakan work from home, atau bekerja dari rumah untuk sebagian besar karyawan perusahaan di Indonesia. “Ya otomatis pendapatan berkurang, yang paling terasa GoRide. GoFood ada peningkatan, tapi tidak menyeluruh, tergantung wilayah,” tambah dia.

Menurutnya, hingga saat ini di wilayah Surabaya, sebagian besar mitra driver tetap beroperasi. “Rata-rata masih onbid, bukan tidak mengindahkan imbauan pemerintah, meski takut, rasa takut kami kalah dengan desakan kebutuhan,” ungkapnya.

Susilo berpesan kepada sesama rekan driver, untuk menjaga pola makan, memperbanyak istirahat, tidak memaksakan kondisi tubuh saat terasa lelah, selalu menjaga kebersihan atribut (helm, sarung tangan), serta sering-sering mencuci tangan 20 detik pakai sabun atau hand sanitizer saat di lapangan. “Kami ini pejuang keluarga, harus tetap sehat, kalau kita jatuh sakit, keluarga kita bisa terbengkalai. Semoga covid-19 di Indonesia segera berakhir,” jelas Budi.

Bagikan

RELATED NEWS