BULOG JATIM SERAP 2.000 TON BERAS PER HARI

Andri - Jumat, 26 Maret 2021 06:49 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau gudang Bulog di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (25/3/2021). undefined

Pasokan beras di provinsi setempat masih aman hingga Mei 2021. Menyusul saat ini sejumlah wilayah Jatim sudah mulai panen raya.

"Saat ini sejumlah wilayah di Jawa Timur seperti di Bojonegoro, Lamongan dan juga Ngawi sudah mulai memasuki panen raya," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau gudang Bulog di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (25/3/2021).

Katanya, setiap hari Bulog Jatim sudah menyerap 1.500 ton per hari. Tapi itu akan terus bergerak naik menjadi 2.000 ton per hari seiring dengan panen raya di sejumlah daerah.

"Karena memang panen raya ini di akhir bulan Maret dan pertengahan April. Jadi pergerakan penyerapan beras masyarakat dari 1.500 ton akan bertambah menjadi 2.00O ton perhari," kata Khofifah.

Khofifah menjelaskan, sesuai dengan hasil rilis BPS Jawa Timur sekarang merupakan produksi beras terbanyak di Indonesia. Tahun sebelumnya adalah Jawa Tengah.

''Itu berarti pasokan beras di Jatim berlimpah sampai akhir bulan Mei. Maka kami juga ingin memastikan bahwa serapan beras yang sedang pada proses menuju puncak panen terus ditingkatkan oleh Bulog. Itu artinya di bulan Ramadhan stok beras di Jatim aman," katanya.

Dirinya juga menyampaikan usul ke Presiden, kalau ada beras yang harus diserap harganya jangan sampai di bawah HPP. Dengan demikian, kata Khofifah , perlindungan terhadap petani jangan sampai harga beras itu di bawah HPP bisa dilakukan.

Bagikan

RELATED NEWS