Beban Puncak Kelistrikan Jatim Naik 3,3 Persen

Andri - Selasa, 21 Januari 2020 01:15 WIB
Kebutuhan listrik di Jatim yang terus meningkat undefined

PLN Unit Induk (UID) Jawa Timur memprediksi beban puncak kelistrikan Jatim tahun 2020 ini naik 3,3 persen dibanding beban puncak tahun sebelumnya.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Bob Saril mengatakan, Jawa Timur memiliki daya mampu yang cukup untuk melayani kebutuhan listrik tersebut. Berdasarkan data 15 Januari 2020 daya mampu kelistrikan Jatim sebesar 7.057 Megawatt (MW). Sedangkan beban siang 5.434 MW dan beban puncak 5.468 MW.

Bob Saril menuturkan, fokus lain PLN Jatim tahun adalah elektrifikasi. Rasio elektrifikasi di Jawa Timur per 31 Desember 2019, mencapai 99,29 persen. Ditargetkan, pada 2020 rasio elektrifikasi di Jatim mencapai 100 persen.

“Kami terus berupaya meningkatkan keandalan dan pelayanan terhadap masyarakat serta terus bergerak untuk meningkatkan rasio elektrifikasi. Dukungan semua pihak dalam upaya percepatan melistriki Jawa Timur juga sangat kami harapkan," ujar Bob Saril, Senin (20/1).

Bob Saril, kemudian menjelaskan kendala-kendala yang mungkin dihadapi. Seperti pengembangan jaringan kelistrikan tegangan menengah/tinggi terkait dengan ROW (Right of Way) atau jarak aman infrastruktur kelistrikan. Kemudian, perizinan dan pemanfaatan fasilitas umum dalam rangka pembangunan infrastruktur kelistrikan.

Kendala lainnya adalah peraturan daerah terkait pengenaan sewa terhadap lahan oleh utilitas (termasuk ROW Keandalan Jaringan), serta penyelesaian kendala masyarakat yang berada di lahan milik Pemda, TNI, dan Polri.

Bagikan

RELATED NEWS