ANEH, KENDARAAN YANG MENINGGALKAN SURABAYA MALAH TURUN

Andri - Senin, 25 April 2022 21:20 WIB
Gerbang Tol Warugunung yang menjadi pintu masuk dan keluar Kota Surabaya di Tol Tranjava

SURABAYA I halojatim.com - Surabaya menjadi kota terpadat penduduknya kedua setelah Jakarta. Banyak pendatang yang ada di kota tersebut.

Tapi, ada fenomena menarik menjelang Lebaran 1443 H ini. Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division (JTTRD) mencatat kendaraan yang keluar dari Kota Surabaya pada H-8 Lebaran 1443 H mengalami penurunan dibanding lalu lintas normal harian, khususnya yang melalui Gerbang Tol (GT) Warugunung.

Marketing and Communication Department Head Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division, Tody Satria, dalam siaran persnya di Surabaya, Senin, mengatakan, untuk kendaraan yang meninggalkan Surabaya melalui GT Warugunung, tercatat sebesar 14.885 kendaraan atau turun 5,5 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 15.750 kendaraan. Sedangkan kendaraan yang tiba atau masuk Surabaya melalui GT Warugunung tercatat sebesar 17.891 kendaraan, atau turun16,2 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 21.346 kendaraan.

Hal yang sama tercatat di GT Kejapanan Utama, yakni tercatat sebesar 24.659 kendaraan menuju Surabaya atau turun 19,4 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 30.600 kendaraan. Sedangkan kendaraan yang meninggalkan Surabaya melalui GT Kejapanan tercatat sebesar 23.265 kendaraan atau turun 7,7 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 25.210 kendaraan.

Untuk tujuan wisata ke Kawasan Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu melalui GT Singosari tercatat sebesar 10.436 kendaraan menuju Malang, atau turun 14 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 12.139 kendaraan. Sedangkan kendaraan yang meninggalkan Malang tercatat sebesar 11.500 kendaraan atau turun 22,2 persen dibandingkan lalu lintas normal sebesar 14.774 kendaraan.

JTTRD mengimbau kepada pengguna jalan tol Transjawa, untuk mempersiapkan diri sebelum memasuki perjalanan di jalan tol. "Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, selalu mematuhi protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah dan menjauhi kerumunan saat berada di rest area. Selain itu pastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan," katanya. (*)

RELATED NEWS