2019, Bank Jatim Catat Kinerja Positif
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) mencatatkan kinerja memuaskan sepanjang 2019 lalu. Dalam rilisnya yang diterima Kamis (23/1/2020), kinerja hingga November 2019 sudah bisa melampuai target yang ditetapkan. Untuk asset, tercatat sebesar Rp 75,67 triliun atau tumbuh 17,55 peren (year on year/YoY), serta membukukan laba bersih sebesar Rp 1,32 triliun atau tumbuh sebesar 5,97 persen.
Dana Pihak Ketiga (DPK) ada pertumbuhan sebesar 18,37 persen (YoY) menjadi Rp 62,72 triliun dengan CASA Ratio 69,89 persen. Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada Bank Jatim meningkat. “Kami senang, masyarakat Jawa Timur mulai mempercai kami, bukan hanya pegawai negeri sipil (PNS) tapi semua kalangan,” ujar Plt Direktur Utama Bank Jatim, Ferdian Timur Satyagraha.
Tidak hanya itu, dari sisi pembiayaan, Bank Jatim mampu mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp. 38,34 triliun atau tumbuh 15,51persen (YoY). Sedangkan Komposisi rasio keuangan bankjatim antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 18,96 persen, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,13 persen, dan Return On Asset (ROA) 2,97 persen. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 68,54 persen.
Menginjak awal tahun 2020, Bank Jatim langsung melakukan gebrakan dengan melaunching fasilitas pembiayaan terbaru yaitu Kredit Multiguna Elektronik (E-KMG).
Fasilitas ini merupakan pengembangan dari Kredit Multiguna yang sudah pernah ada sebelumnya, kali ini E-KMG menyajikan kemudahan dalam pengajuan atau permohonan kredit bagi para aparatur sipil Negara (ASN) yang masih aktif maupun yang akan pensiun.Bank Jatim sendiri telah melakukan pengembangan di bidang digital banking dengan melaunching jatimcode yang merupakan pengembangan fitur pembayaran Mobile Banking melalui Scanning QR Code.
Diluncurkannya jatimcode ini merupakan langkah tepat sebagai tindak lanjut program Bank Indonesia yang mewajibkan seluruh penyedia layanan pembayaran nontunai menggunakan system Quick Response Indonesian Standard (QRIS). QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking.
Dalam rangka meningkatkan kenyamanan dan kemudahan dalam bertransaksi bagi masyarakat, di 2020 bankjatim berencana melaunching aplikasi uang elektronik yang diberi nama JatimPay. Produk ini merupakan elektronik server based milik bankjatim yang bertujuan mempermudah dan mempercepat dalam melakukan transaksi pembayaran tanpa perlu membawa uang tunai.Berbagai fitur seperti transfer dana, penarikan tunai, pembayaran melalui QR, hingga penanganan keluhan pengguna nantinya akan dimiliki JatimPay.
