Jambu Biji Merah Bisa Pudarkan Kantong Mata Hitam

Asih - Kamis, 26 Oktober 2023 18:14 WIB
Tim Inovator Scarine, Marcella Rebecca, Yoaane Deanita, Caroline Tanazal, Frenaldy Utomo menunjukkan inovasi Produk Scarine yang terbuat dari Marine Collagen.

SURABAYA | halojatim.com - Pemanfaatan jambu biji merah, umumnya diolah menjadi jus buah. Namun, siapa sangka jika jambu biji merah bisa bermanfaat untuk menyamarkan lingkaran hitam di sekitar area mata dan kantong mata.

Kandungan ekstrak jambu biji sebagai bahan aktif, rupanya kaya akan Vitamin C. Menilik hal ini, Richard Lionel Jeremia Drajad, Jehezkiel Immanuel Setyo, dan Kevin Marcellino mahasiswa Fakultas Kewirausahaan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS) berinovasi menghasilkan eye gel skincare.

“Semua ini berawal dari permasalahan dimana zaman sekarang siapa sih yang tidak pernah begadang, entah itu mengerjakan tugas, bekerja, terlalu lama menatap layar komputer, dll. Sehingga salah satu solusi untuk mengatasinya efeknya yaitu menggunakan eye gel skincare,” jelas Kevin.

Produk inovatif ini membantu untuk mengurangi flek hitam di area sekitar mata, mengurangi pembengkakkan kantung mata, dan mengurangi kerutan serta garis halus di area sekitar mata. Penggunaannya pun sederhana, yakni diaplikasikan setelah cuci muka pada pagi dan malam hari sebelum tidur.

Richard menyampaikan alasannya perihal kandungan jambu biji merah menjadi bahan utama dalam pembuatan eye gel ini. “Senyawa flavonoid quercetin yang dapat menghasilkan antioksidan dan buah jambu biji merah mengandung Vitamin C yang banyak, sangat cocok untuk mengurangi kantung mata dan mata panda. Kemudian tidak banyak orang yang terpikirkan jika buah jambu biji merah memiliki nilai jual yang lebih dari sekedar buah untuk dimakan," jelasnya.

Agar produk mudah diaplikasikan, Jehezkiel dan tim memilih formulasi hydrogel. “Formulasi ini berbahan dasar air, sehingga mudah diaplikasikan, mudah meresap dan tidak lengket, penyebarannya luas, sekaligus melembabkan kantong mata,” ungkapnya.

Melalui inovasi ini, para mahasiswa belajar langsung untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat dalam perkuliahan. “Mereka sekaligus menerapkan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), yang mana berkolaborasi dengan Fakultas Farmasi untuk pendampingan dan menemukan formula yang tepat,” jelas Aldo Hardi Sancoko, SE., MM., Wakil Dekan Fakultas Kewirausahaan UKWMS.

Untuk pendampingan dosen Fakultas Farmasi UKWMS, tim didampingi oleh Farida Lanawati Darsono, M.Sc. “Kami tentu sangat terbuka dengan kolaborasi ini, karena ini menjadi praktik baik. Sekaligus bisa saling belajar bagaimana proses di masing-masing fakultas. Dan tentunya, mereka bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” pungkas Farida.

Editor: Asih

RELATED NEWS