WALI KOTA SURABAYA MINTA PKK DAN DHARMA WANITA BANTU CEGAH STUNTING

Rabu, 08 Desember 2021 14:00 WIB

Penulis:Andri

Editor:Andri

A-ERI WALKOT.jpg
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat mengingatkan menekan stunting di wilayahnya.

SURABAYA I halojatim.com - Kota Surabaya ingin bebas dari stunting. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun meminta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP)  menjadi garda terdepan.

''Kami tak ingin, ada lagi bayi stunting hingga ibu hamil yang kekurangan gizi di Kota Pahlawan," katanya.

Untuk itu, Eri berharap PKK dan DWP bisa menjadi tulang punggung dan garda terdepan menekan angka stunting di Surabaya. Oleh karena itu, Wali Kota Eri meminta kepada seluruh pengurus dan anggota PKK dan DWP Kota Surabaya untuk terus bergerak demi kepentingan seluruh masyarakat. Dia meyakini, DWP akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kota Surabaya.

"Insyaallah apa yang kita lakukan akan menjadi amal jariyah kita. Ayo bersama-sama untuk memberikan yang terbaik bagi umat di Kota Surabaya," katanya.

Eri sebelumnya mengatakan, angka balita stunting di 31 kecamaan Kota Surabaya dalam tiga bulan terakhir turun dari sebelumnya 5.727 kasus menjadi 1.785 kasus. Pemetaan itu dilakukan supaya dapat diketahui mana warga Surabaya dan non-KTP Surabaya. Termasuk pula warga yang baru pindah ke Surabaya ketika balitanya mengalami gizi buruk atau stunting. Dengan demikian, lanjut dia, diharapkan intervensi pemkot untuk menangani kasus balita stunting dapat diprioritaskan. (*)