Tahun Ini Antam Target Bisa Jual Emas 18 Ton

Selasa, 16 Februari 2021 06:15 WIB

Penulis:ifta

Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam,
Karyawan menunjukkan logam mulia di Butik Emas Antam, undefined

JAKARTA – Sejumlah target sudah diketok PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) untuk direalisasikan pada tahun 2021 ini. Target itu seperti target penjualan emas hingga target pertumbuhan kinerja produksi.

Tahun ini PT ANTM menargetkan penjualan turun 14,2% pada 2021 menjadi 18 ton, dari tahun sebelumnya 21,7 ton. Tidak hanya itu, Antam juga menargetkan pertumbuhan kinerja produksi dan penjualan komoditas utama seperti feronikel, bijih nikel, emas, dan bijih bauksit pada tahun 2021.
Sekretaris Perusahaan Aneka Tambang Kunto Hendrapawoko menyatakan bahwa pihaknya menargetkan volume dan produksi penjualan feronikel sebanyak 26.000 ton (TNi) pada tahun ini.

Target tersebut relatif stabil dengan capaian produksi dan penjualan unaudited tahun 2020 yang masing-masing sebesar 25.970 TNi dan 26.163 TNi.
“Target produksi tersebut sejalan dengan optimalisasi produksi pabrik feronikel di Pomalaa, Sulawesi Tenggara,” ujarnya melalui pengumuman bursa, dikutip Minggu 14 Februari 2021 melalui TrenAsia.com dalam artikel berjudul "Mantap! Antam Target Jual 18 Ton Emas 2021"

Sementara itu, perseroan menargetkan 8,44 juta wet metric ton (wmt) bijih nikel di 2021. Target ini melonjak hingga 77% dari realisasi produksi bijih nikel unaudited tahun lalu sebesar 4,76 juta wmt.

Peningkatan produksi bijih nikel ini, kata Kunto, akan digunakan perseroan untuk bahan baku pabrik feronikel Antam sekaligus mendukung penjualan ke pelanggan domestik.

Sedangkan perusahaan pelat merah ini menargetkan penjualan bijih nikel tembus 6,71 juta wmt atau meroket 104% dibandingkan capaian penjualan bijih nikel unaudited tahun lalu sebesar 3,30 juta wmt.

“Peningkatan target penjualan bijih nikel tersebut seiring dengan outlook pertumbuhan industri pengolahan nikel di dalam negeri,” tambahnya.
Pada komoditas emas, Antam menargetkan produksi sebesar 1,37 ton emas dari tambang emas Pongkor dan Cibaliung, dengan target penjualan emas mencapai 18 ton pada tahun 2021.

Pihaknya juga akan fokus pada pengembangan basis pelanggan logam mulia di pasar domestik pada tahun ini. (sko)