SURABAYA PUNYA 67 PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

Senin, 03 Mei 2021 12:50 WIB

Penulis:Andri

A-BALAI KOTA.jpg
undefined


Warga Surabaya tak perlu bingung dalam mengurus data kependudukan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya mempunyai  67 pelayanan administrasi kependudukan. Itu bisa diurus warga Surabaya melalui kantor kelurahan maupun kecamatan.

"Warga juga bisa mengurus adminduk itu melalui 'gadget' mereka masing-masing karena sudah hampir semuanya bisa diurus dengan daring," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji.

Dia mengatakan pihaknya berharap warga bisa memanfaatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) karena lokasinya sudah dekat dengan rumah warga. Agus memperinci layanan adminduk yang yang bisa diurus di kantor kelurahan, yakni akta kelahiran, akta kematian, legalisir, dan pelayanan adminduk yang membutuhkan penetapan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

"Layanan adminduk yang bisa diurus di kelurahan ada empat jenis pelayanan, tapi item-item di dalamnya sangat banyak, seperti pelayan yang terintegrasi dengan PN, itu ada 17 pelayanan," katanya.

Sedangkan pelayanan yang bisa diurus di kecamatan adalah semua pelayanan adminduk selain empat jenis yang bisa diurus di kelurahan. Pelayanan itu di antaranya adalah pindah datang dan pindah keluar, pecah KK, cetak KTP, legalisir, perubahan biodata dan pelayanan adminduk lainnya.

Hanya, Agus mengatakan untuk yang kurang paham IT agar tidak memaksakan diri mengurus secara daring atau bahkan sampai menyuruh orang untuk menguruskan permohonan adminduknya menggunakan akun klampid yang dibuatkan orang lain. Itu, katanya, sangat rentan diselewengkan oleh orang yang membantunya tadi.

Ia mengatakan Dispendukcapil saat ini sudah menurunkan staf ke 154 kelurahan di Kota Surabaya. Setiap kelurahan ada satu staf yang sudah siap membantu pelayanan adminduk. Sebelumnya, lanjut dia, pihaknya sudah menempatkan staf itu di 31 kantor kecamatan.

"Jadi saat ini total ada 185 petugas yang ada di kelurahan dan kecamatan," katanya.