Selasa, 14 April 2020 04:44 WIB
Penulis:Andri

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya kembali membatalkan perjalanan KA lokal. Sebanyak 21 perjalanan batal berankat terhitung mulai 14 April 2020 sampai 30 April 2020. Sebelumnya melalui 6 tahap, PT KAI Daop 8 Surabaya telah membatalkan 27 perjalanan KA Jarak Menengah/Jauh di Bulan April 2020 ini.
Ini membuat selama April 2020, jumlah perjalanan KA yang tidak beroperasi di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya mencapai 48 KA (21 KA Lokal + 27 KA Jarak Menengah/Jauh). “Untuk 25 KA lokal yang masih beroperasi, layanan tiket tetap kami jual dengan daya kapasitas 50 persen dari kapasitas tempat duduk, di mana dalam kondisi normal daya kapasitas untuk KA lokal mencapai 150 persen dari kapasitas tempat duduk. Hal ini bertujuan untuk pembatasan sosial atau physical distancing antar penumpang di atas kereta,” jelas Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto kepada wartawan Senin (13/4/2020).
Penurunan jumlah penumpang di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya tersebut dapat terlihat dari kondisi jumlah penumpang pada tanggal 1 Maret 2020 dengan jumlah penumpang yang naik sebanyak 40.148 orang/hari dan jumlah penumpang yang turun 40.662 orang/hari. Sementara pada tanggal 12 April 2020, jumlahnya menurun dratis hingga 90 persen, di mana jumlah penumpang yang naik hanya mencapai angka 4.313 orang/hari dan penumpang yang turun dengan jumlah 5.607 orang/hari.
Akibat dari kebijakan pengurangan kapasitas angkut KA penumpang tersebut, selain penurunan jumlah penumpang yang sangat signifikan, pengurangan daya angkut KA penumpang ini menyebabkan jumlah pembatalan tiket KA oleh masyarakat semakin meningkat. Tercatat di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya dalam periode 1 sampai dengan 13 April 2020 ada 18.031 tiket yang dibatalkan oleh para penumpang.
“Kepada para calon penumpang yang akan menggunakan jasa layanan kereta api, terhitung mulai tanggal 12 April 2020, diwajibkan harus menggunakan masker atau kain yang menutupi hidung dan mulut ketika berada di stasiun dan di kereta api. Apabila didapatkan ketika penumpang melakukan proses boarding, menolak menggunakan masker atau kain penutup hidung dan mulut, maka kepada yang bersangkutan akan kita larang untuk mengunakan jasa layanan KA, sementara bea tiket akan dikembalikan 100 persen di luar bea pesan,'' kata Suprapto,
Bagi masyarakat yang ingin memesan, katanya, membatalkan atau merubah jadwal tiket KA agar menggunakan fasilitas layanan online tiket di aplikasi KAI ACCESS. Tujuannya agar masyarakat tidak perlu ke luar rumah.
Sementara untuk Jumlah KA yang masih beroperasi di Bulan April 2020 berjumlah 39 KA (25 KA Lokal + 14 KA Jarak Menengah / Jauh).
Bagikan