Seribu Lebih Toko Kelontong Rayakan Pesta Retail Djawa Timoer

Minggu, 18 Desember 2022 22:24 WIB

Penulis:Asih

Editor:Asih

SRC 1.jpg
Kepala Dinas Koperasi & UKM Jawa Timur, Andromeda Qomariah yang hadir mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi terhadap upaya pengembangan toko kelontong yang dilakukan oleh SRC dalam acara Pesta Retail Djawa Timoer 2022, di lapangan Parkir Lotte Grosir Sidoarjo, Waru, Sidoarjo, Sabtu (17/12/2022).

SIDOARJO | halojatim.com -  PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) melalui PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) secara konsisten mendukung transformasi dan digitalisasi bagi UMKM toko kelontong melalui Sampoerna Retail Community (SRC). 

Upaya ini terbukti memberikan dampak positif khususnya untuk menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kontribusi sektor UMKM. 

Kini, ada lebih  225 ribu toko kelontong tradisional di seluruh Indonesia yang telah bergabung dengan SRC dan mendapatkan pembinaan untuk mengembangkan usahanya agar lebih berdaya saing. Dan kini mereka siap bersaing sesuai kebutuhan zaman dan turut mendukung perekonomian Indonesia. 

BACA JUGA : 


Untuk merayakan kesuksesan toko kelontong SRC memberi dampak positif bagi masyarakat, SRCIS menggelar Pesta Retail Djawa Timoer 2022, di lapangan Parkir Lotte Grosir Sidoarjo, Waru. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Pesta Retail terbesar di Indonesia yang digelar mulai 26 November 2022 hingga 18 Desember 2022. 
 


Kepala Dinas Koperasi & UKM Jawa Timur, Andromeda Qomariah  yang hadir mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, memberikan apresiasi atas upaya pengembangan toko kelontong yang dilakukan SRC. 

Ia berharap, pengembangan UMKM ini akan terus berjalan dan semakin luas. “Bukan hanya  dalam penyediaan produk-produk pabrikan, tetapi juga di dalam memasarkan produk-produk unggulan lokal sehingga ada sinergi antara produk-produk pabrikan dengan produk-produk lokal yang berada di suatu daerah,” ujar Andromeda. 

Andromeda menambahkan, UMKM membutuhkan bantuan legalitas, digitalisasi, serta peningkatan sumber daya manusia dan produksi agar dapat naik kelas. Dengan demikian, toko kelontong dapat bergerak hingga ke tingkat nasional dan global. Menurutnya, SRC, yang didukung dengan komunitas yang kuat, dapat membuat ekonomi di Jatim dan juga Indonesia semakin tumbuh dan berkembang. 

Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia telah menyebutkan bahwa UMKM berkontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Sektor ini berkontribusi hingga 60,5% terhadap produk domestik bruto (PDB), serta memiliki kemampuan untuk menyerap 96,9% dari total angkatan kerja nasional. 

Direktur Penjualan Sampoerna Ivan Cahyadi mengatakan, selama lebih dari 14 tahun eksis di Indonesia, Toko Kelontong SRC membawa transformasi yang progresif pada sektor UMKM nasional sehingga dapat secara konsisten berkontribusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. 

“Toko kelontong SRC di seluruh Indonesia juga ikut berpartisipasi dalam menopang PDB, di mana kontribusinya mencapai Rp69,3 triliun atau setara 4,1 persen terhadap total PDB ritel nasional,” ujar Ivan. 

Mengingat perannya yang sangat strategis dalam perekonomian Indonesia, Ivan mengatakan, perlu ada kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan agar sektor UMKM, khususnya toko kelontong, semakin maju. 

Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk memperkuat sektor UMKM di Indonesia. “Penguatan peran UMKM ini akan mengokohkan kesiapan Indonesia dalam menyongsong situasi ekonomi yang dinamis pada 2023. SRC juga telah bersiap untuk itu,” kata Ivan. 

Ia menambahkan, pihaknya terus komitmen mendorong transformasi dan digitalisasi UMKM secara berkelanjutan. “Rangkaian Pesta Retail juga diharapkan dapat mendorong SRC untuk terus memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia secara berkelanjutan,” tegas Ivan. 

Sementara itu, Direktur PT SRCIS Rima Tanago menambahkan, Pesta Retail Djawa Timoer akan menjadi ajang untuk menyatukan dan memperkuat solidaritas dari seluruh toko kelontong SRC di Jawa Timur. 

“Kegiatan ini merupakan bukti konkret dalam upaya kami mengembangkan potensi UMKM toko kelontong di seluruh Indonesia agar dapat naik kelas. Kami percaya Pesta Retail Djawa Timoer 2022 ini akan membangun optimisme pelaku UMKM agar siap menghadapi berbagai tantangan yang dinamis,” ujar Rima. 

Kegiatan akbar ini, lanjut Rima, diharapkan dapat memperkuat ekosistem toko kelontong SRC agar makin adaptif dan inovatif di manapun mereka berada. Serta memperkenalkan toko kelontong SRC kepada masyarakat lebih luas lagi. 

Karena itu, selama Pesta Retail Djawa Timoer berlangsung, para pedagang Toko Kelontong SRC dipacu untuk mengeksplorasi berbagai inovasi demi kemajuan bisnisnya. 

“Pesta Retail ini akan menjadi momentum bagi toko kelontong SRC untuk membuktikan kemampuannya sebagai toko serba bisa yang menjadi andalan bagi kebutuhan masyarakat Indonesia, mulai dari kebutuhan sehari-hari sampai dengan produk digital,” katanya. 

Lebih dari 8.000 pengunjung turut hadir dalam puncak acara Pesta Retail Djawa Timoer yang memiliki tujuan untuk memperkuat ekosistem UMKM dalam mendukung program pemulihan ekonomi nasional. 

Acara ini juga turut dihadiri oleh lebih dari 1.000 toko kelontong SRC dan mitra SRC dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Pamekasan, Malang, Probolinggo dan Jember. 

Selain itu, lebih dari 40 booth UMKM ikut meramaikan puncak acara ini. Acara ini turut dimeriahkan oleh penampilan Band Klantink, Lara Silvi & Anji, dan didukung oleh AQUA, BRI, KFC, MS Glow dan partner lainnya.