#kota surabaya
Minggu, 23 Mei 2021 17:30 WIB
Penulis:Andri

Kota Surabaya dijaga ketat bagi pendatang. Pintu masuk akan dilakukan penyekatan sebagai salah satu bentuk antisipasi puncak arus balik Minggu (23/5/2021).
Di Bundaran Waru yang menjadi perbatasan antara Surabaya, dan Sidoarjo, serta Mojokerto, antrean kendaraan yang mau masuk ke Kota Surabaya terus disekat . Pengecekan nopol kendaraan serta deteksi taksi gelap yang membawa penumpang dari luar kota terus diperketat.
Kondisi yang sama juga terjadi dekat Terminal Osowilangun, yang menjadi perbatasan Surabaya, dengan Gresik. Pengetatan juga terjadi di kawasan MERR yang menjadi pintu masuk Sidoarjo, ke Surabaya, serta pengetatan yang sama dilakukan di Jembatan Suramadu.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi tak ingin kecolongan dengan penyebaran Covid-19. Semua warga yang kembali masuk ke Kota Surabaya harus dilakukan pengetatan dan tes swab.
"Siapa pun yang masuk di Kota Surabay,a harus menjaga prokes, jangan sampai terjadi lonjakan kasus," kata Eri.
Ia mengatakan , bagi pengendara dari luar Kota Pahlawan tetapi belum membawa bukti surat bebas Covid-19 wajib rapid antigen di tempat. Pihaknya tidak mau mengambil risiko di tengah upaya pencegahan Covid-19 .
Kalau pun ada yang lolos penyekatan , satgas Covid-19 Kota Surabaya, dan satgas yang terbentuk di masing-masing RT/RW, saling gotong-royong berjuang demi memutus penyebaran wabah ini.
Bagikan